Breaking News:

Berita Kudus

Tiga Hidangan Kesukaan Bupati Kudus HM Hartopo Saat Berbuka Puasa‎

Hampir setiap hari, Bupati Kudus, HM Hartopo tak pernah melewatkan buka puasa bersama keluarga di rumah.

Penulis: raka f pujangga | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Bupati Kudus, HM Hartopo saat silaturahmi bersama Tribun Jateng, di Pendopo Bupati Kudus, Senin (19/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Hampir setiap hari, Bupati Kudus, HM Hartopo tak pernah melewatkan buka puasa bersama keluarga di rumah.

Menu hidangan berbuka ala Hartopo juga tak mewah, hanya makanan sederhana yang biasanya tersaji.

"Biasanya kalau buka puasa di rumah selalu ada sayur kangkung, sayur bening, dan pecelan tempe," kata dia, saat ditemui dalam silaturahmi Tribun Jateng, di Pendopo Bupati Kudus, Senin (19/4/2021).

‎Saat menikmati hidangan lokal itu, Hartopo langsung menyantapnya menggunakan tangan tanpa sendok dan garpu.

‎"Makannya langsung pakai tangan," kata dia.

Tiga menu makanan itu menjadi favoritnya bukan tanpa alasan. Hartopo menyukainya karena telah melekat dalam kehidupannya.

Hartopo menceritakan sejarah kehidupannya saat harus sekolah sembari bekerja untuk memenuhi kehidupannya.

Sehingga, walau‎pun sekarang sudah menjadi orang nomor satu di Kabupaten Kudus. Hartopo memiliki gaya hidup yang sederhana.

Bahkan, dia menceritakan kisah hidupnya yang hanya menikmati hidangan nasi putih beserta air garam.

"Saya dulu sekolah sambil bekerja, biar bisa makan. Makannya irit, ada kerupuk ya dimakan, kalau nggak nasi dicampur air garam biar terasa asinnya," ujarnya.

Namun, berkat kegigihannya dan terkumpul uang sedikit demi sedikit. Hartopo kecil melanjutkan pendidikan lagi setelah putus sekolah saat kelas empat sekolah dasar.

"‎Akhirnya lanjut sekolah lagi, tapi teman sekolah saat itu sudah duduk di SMP," jelas dia.

Bahkan setelah itu, Hartopo mampu meraih dua gelar sarjana, dua gelar master dan satu gelar doktoral.

Perjalanan hidupnya itulah telah membentuk karakternya sampai sekarang hingga berhasil dalam dunia politik dan memimpin Kudus.

"Sampai sekarang ini, semuanya adalah rencana Allah," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved