Breaking News:

16 Kendaraan Luar Provinsi Jateng Masuk Karanganyar Dicegat Polisi

Sebanyak 16 kendaraan nomor luar provinsi diperiksa oleh petugas saat melintas di Pos Penyekatan yang berada di Cemoro Kandang.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dengan rapid swab antigen terhadap pengemudi asal luar Jateng yang melintas di sekitar Pos Penyekatan Cemoro Kandang Tawangmangu Karanganyar, Selasa (20/4/2021).  

Penulis: Agus Iswadi.

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 16 kendaraan nomor luar provinsi diperiksa oleh petugas saat melintas di Pos Penyekatan yang berada di Cemoro Kandang Tawangmangu Karanganyar, Selasa (20/4/2021). 

Kepala Pos Penyekatan Cemoro Kandang, Iptu Anggoro Wahyu S menyampaikan, ada sebanyak 14 titik pos penyekatan di wilayah Jawa Tengah, termasuk pos penyekatan di Cemoro Kandang yang merupakan perbatasan dengan Jawa Timur. 

"Ini masih sosialisasi massif terkait larangan mudik. Setiap kendaraan Nopol dari luar provinsi yang akan memasuki wilayah Jateng akan diukur suhu tubuh, dan tidak menutup kemungkinan dilakukan rapid swab antigen," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com. 

Pos penyekatan itu beroperasi selama 24 jam. Sejak beroperasi mulai pukul 08-00 hingga pukul 15.00, ada sebanyak 16 kendaraan yang telah diperiksa oleh petugas. Di antaranya kendaraan Nopol S dan B. 

Dia menambahkan, ada dua pengemudi kendaraan Nopol B yang menjalani rapid swab antigen dan hasilnya negatif. Diketahui dua orang itu hendak menuju ke kawasan Tawangmangu. 

"Hasil pengecekan suhunya normal. Tujuan jelas, ada yang ke Kota Solo, Salatiga. Kebanyakan kepentingan bisnis," ungkapnya. 

Pengemudi yang dinyatakan negatif berdasarkan hasil rapid swab antigen dapat melanjutkan perjalanan. Sedangkan yang dinyatakan positif akan diminta putar balik atau berkoordinasi dengan Satgas Covid-19. Pos penyekatan dalam rangka mendukung larangan mudik ini akan berfungsi hingga 25 April 2021.

Iptu Anggoro menuturkan, adanya pos penyekatan ini sekaligus untuk menyosialisasikan bahwa pengemudi asal luar Jateng yang tidak memenuhi standar perjalanan akan diminta putar balik mulai 6 Mei 2021.

Lanjutnya, standar perjalanan itu di antaranya, apabila TNI-Polri telah mendapatkan surat tugas dari pimpinan, ASN mendapatkan izin dari pimpinan dan pekerja swasta mendapatkan rekomendasi dari kepala desa. 

"Kalau tidak dilengkapi semua, sementara diminta putar balik. Supaya tidak kaget atau bagaimana kita lakukan sosiaslisai mulai hari ini," jelasnya. 

Sebelumnya, Kabag Ops Polres Karanganyar, Kompol Budiarto mengatakan, dalam melakukan pemeriksaan petugas tentu akan selektif. Pasalnya ada beberapa pedagang atau warga sekitar yang memang kerap melintas di wilayah perbatasan tersebut. Sehingga pedagang diberikan toleransi.

Di pos tersebut juga ditempatkan personel dari Polsek Tawangmangu yang lebih paham warga sekitar yang sering melintas di wilayah perbatasan.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved