Breaking News:

Berita Regional

Berawal Bunyi Klakson Nyawa Melayang, Korban Ditabrak Lalu Ditebas Pakai Celurit

Kasus pembunuhan salah satu tokoh masyarakat di Sampang, Madura bernama Suliman mulai menemui titik terang.

Editor: galih permadi
surya/hanggara pratama
Haryanto, tersangka pembunuh Suliman, tokoh masyarakat di Sampang, Madura. Ternyata pembunuhan itu dipicu gara-gara klakson di jalan. 

Ternyata pengeroyokan itu berawal dari bunyi klakson saat kedua pihak bersalipan di jalan desa setempat.

Menurut penuturan tersangka kepada polisi, saat itu dia bersama ke dua rekannya melintas di Jalan Dusun Manju Timur, Desa Paopale Laok dengan mengendarai mobil Toyota Avanza merah nopol M 1714 HE.

Di sana, dia berpapasan dengan korban, yang pada sat itu mengendarai sepeda motor jenis Yamah RX-KING hitam dengan nopol M 3428 PA.

"Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban diklakson, namun tidak mau minggir, setelah itu korban malah ngomel-ngomel terhadap sejumlah orang di dalam mobil tersebut," terang Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz mengungkapkan pengakuan Haryanto. 

Mengetahui hal itu, tersangka Haryanto berhenti dan meminta maaf, akan tetapi yang bersangkutan malah menantang tersangka untuk duel (berkelahi).

Tidak terima atas tantangan dari korban, tersangka bergegas mengambil senjata tajam jenis celurit yang tersimpan di dalam mobil.

"Disitulah terjadi upaya pengeroyokan bersama rekannya yang berada di dalam mobil hingga korban meninggal di lokasi," tutur AKBP Abdul Hafidz.

Atas pengeroyokan dengan menggunakan sajam tersebut korban mengalami luka bacok di bagian punggung dan badan bagian depan.

"Akibat dari perbuatannya, tersangka disangkakan pasal pasal 338 Subs pasal 170 ayat 2 ke 3 e, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya.

3. Mobil Avanza disita 

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved