Breaking News:

Kebakaran

Damkar Kota Semarang Ingatkan Warga Tarawih Selalu Matikan Kompor dan Cek Kelistrikan

Bahkan kejadian kebakaran di Tinjomoyo, Banyumanik, terjadi saat pemiliknya pergi tarawih, Senin  (19/4/2021) malam.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Ilustrasi: Kebakaran 

Penulis : Iwan Arifianto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sepekan ramadan telah terjadi empat kali kebakaran di Kota Semarang.

Penyebab Kebakaran didominasi oleh human error.

Bahkan kejadian kebakaran di Tinjomoyo, Banyumanik, terjadi saat pemiliknya pergi tarawih, Senin  (19/4/2021) malam.

"Kami meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada jangan lengah terutama saat hendak ibadah meninggalkan rumah periksa terlebih dahulu sumber listrik dan api," terang Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang, Trijoto Poejo Sakti, Selasa (20/4/2021).

Data yang dihimpun Damkar Kota Semarang, dari Januari hingga April terjadi 33 kejadian kebakaran. 

Puluhan kejadian kebakaran tersebut menimpa 13 bangunan perumahan, 7 bangunan campuran, bangunan umum 2,bangunan industri 6,kendaraan 1, lain-lain 2.

Penyebab korsleting listrik mendominasi sebanyak 20 kejadian, kompor 6 kejadian, sisanya tak diketahui dan penyebab lainnya. 

"Korban meninggal dunia satu orang,tiga orang alami luka berat," bebernya. 

Merujuk data tersebut, lanjut Tri, warga diimbau melaksanakan pengecekan alat-alat listrik terutama kabel yang sudah waktunya diganti. 

Memasang alat listrik harus berstandart SNI dan dipasang oleh orang-orang ahli atau bersertifikasi. 

Sesuaikan beban penggunaan listrik jangan berlebihan pada satu saklar. 

"Khusus di bulan suci ini selalu waspada ketika hendak beribadah. 

Proteksi rumah , lingkungan kerja dengan alat pemadam ringan atau apar," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved