Breaking News:

Berita Karanganyar

Pemdes Berjo Ngargoyoso Siapkan Bumi Perkemahan untuk Karantina Pemudik

Pemerintah Desa (Pemdes) Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar menyiapkan tempat karantina bagi pemudik yang tiba lebih awal

TribunJateng.com/Agus Iswadi
Bumi Perkemahan Tambak Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar dijadikan sebagai lokasi karantina pemudik yang pulang lebih awal. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Desa (Pemdes) Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar menyiapkan tempat karantina bagi pemudik yang tiba lebih awal.

Penyediaan tempat karantina di Bumi Perkemahan Tambak tersebut guna mendukung adanya larangan mudik dari pemerintah pusat terhitung sejak 6-17 Mei 2021.

Kades Berjo, Suyatno menyampaikan, sudah berkoordinasi dengan paguyuban di wilayah Jakarta, Bandung dan lainnya guna mengetahui jadwal kepulangan pemudik ke kampung halaman.

"Ada sekitar 170-an. Hingga kemarin malam, pulangnya pasca lebaran," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (20/4/2021).

Kendati demikian apabila kedapatan ada pemudik yang pulang ke kampung halaman lebih awal, pihak desa tetap meminta supaya mereka menjalani isolasi mandiri di Bumi Perkemahan Tambak selama 10 hari.

Lanjutnya, pihak desa telah menyiapkan 10 tenda yang nantinya dapat digunakan para pemudik ketika menjalani isolasi serta konsumsi selama menjalani isolasi.

"Tapi hingga kemarin malam belum ada yang pulang (kampung halaman)," ucapnya.

Dia menjelaskan, sebenarnya pihak desa memiliki beberapa alternatif tempat yang dijadikan sebagai karantina seperti Telaga Madirda seperti yang telah digunakan pada tahun sebelumnya.

Namun setelah mempertimbangkan dampak ke depannya, akhirnya pihak desa memutuskan menggunakan bumi perkemahan.

Di lokasi tempat karantina juga akan disediakan semacam shelter untuk koordinasi. Tempat karantina tersebut sudah berlaku mulai hari ini hingga pasca lebaran.

Sebelumnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, apabila ada perantau tiba di kampung halaman diharapkan supaya melapor kepada Ketua RT/RW setempat dan menjalani isolasi mandiri. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved