Breaking News:

Liga 1

Ini Alasan Kiper PSIS Punya Semangat Tinggi Ingin Majukan Sepakbola di Daerahnya

Penjaga gawang PSIS Semarang Joko Ribowo memiliki harapan besar untuk kampung halamannya saat ini.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Joko Ribowo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penjaga gawang PSIS Semarang Joko Ribowo memiliki harapan besar untuk kampung halamannya saat ini, yakni Kabupaten Pati, Jawa Tengah agar muncul bibit-bibit pesepakbola potensial untuk masa depan.

Salah satu langkah yang ia bentuk yakni mendirikan sekolah sepakbola. Selain itu, selama kompetisi sepakbola nasional vakum pada tahun 2020 karena gangguan pandemi covid-19, Jokri demikian sapaan akrabnya membentuk komunitas Pati Private  Training.

Namun, komunitas tersebut sempat vakum ketika Jokri harus kembali gabung ke PSIS untuk turnamen pramusim Piala Menpora.

"ini saya aktifkan lagi agar bisa latihan sama-sama lagi," kata Jokri kepada Tribun Jateng, Rabu (21/4/2021).

Jokri menjelaskan, selama komunitas latihan yang ia bentuk tersebut vakum, para anggota yang ada di dalamnya tetap memiliki agenda latihan. Sebab tercatat sebagai anggota akademi Persipa Pati.

Selebihnya merupakan tiga pemain berstatusn profesional. Selain Jokri, pemain lain yakni bek sayap Riyan Ardiansyah dan pemain seleksi PSIS, Reza Irfana.

"Mumpung ada libur setelah Piala Menpora ini saya aktifkan lagi. Kalau Private Training libur, mereka tetap ada latihan di tim Akademi Persipa Pati," katanya.

Jokri menjelaskan, alasannya merangkul para pesepakbola muda di Pati  untuk tetap giat berlatih sebab ingin merubah mindset tentang pentingnya berlatih.

"Yang pertama saya pengen merubah mindset adik-adik di Pati bahwa latihan itu sebagai kebutuhan. Dan waktu kita ada waktu yang fleksibel tetap harus mengingat latihan. Jadi ketika ada seleksi, mereka sudah siap," kata Jokri.

Sepakbola Pati dikenal telah melahirkan banyak pemain-pemain nasional. Satu di antaranya bahkan merupakan legenda PSIS, Ribut Waidi.

Selain itu ada pula beberapa pemain lain semisal eks striker Persija Jakarta dan PSS Sleman, Rudi Widodo, serta dua penggawa Tira Persikabo Wawan Febrianto dan Andy Setyo Nugroho.

"Harapan saya adik-adik itu disiplin dan bertanggung jawab tinggi. Berkemauan tinggi. Karena bakat alam mereka bagus-bagus. Kalau bakat alam tanpa diisi dengan kerja keras tidak mungkin (Jadi pesepakbola nasional--red). Harapan saya ada penerus kami yang sudah senior,"  tegas eks pemain Mitra Kukar tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved