Breaking News:

Berita Human Interest

Kisah Para Ibu Pekerja Rosok di Semarang, Berjuang Menghidupi Keluarga Sambil Tetap Puasa

Terlebih saat puasa di bulan Ramadhan ini, memberikan tantangan tersendiri bagi dirinya agar tetap kuat menjalankan ibadah tersebut

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tangan telanjang Umi terlihat cekatan memilah barang-barang bekas yang terkumpul di hadapannya.

Tanpa ragu wanita 28 tahun tersebut memungut setiap barang yang dipilahnya untuk kemudian dimasukkan ke wadah berupa ember yang tersedia.

Lebih tepatnya barang yang dipilah itu akan dimasukkan ke karung-karung.

Umi lantas menyerahkan karung-karung tersebut ke pengepul rongsok tempat ia bekerja di kawasan jembatan Mberok, Dadapsari, Semarang.

"Jadi, saya memilahkan rosok langsung ke bos," kata Umi saat ditemui tribunjateng.com di sela-sela pekerjaannya, Selasa (20/4/2021).

Wajah Umi terlihat letih sore itu. Wajar saja, sudah seharian ia bekerja.

Terlebih saat puasa di bulan Ramadhan ini, memberikan tantangan tersendiri bagi dirinya agar tetap kuat menjalankan ibadah tersebut.

Bersyukur di tengah pekerjaannya yang melelahkan itu ia dapat tertawa riuh bersama puluhan pekerja lainnya untuk sekadar meregangkan lelah.

Umi tidak sendirian di sana.

Ada puluhan wanita atau ibu-ibu lainnya yang melakukan pekerjaan serupa, mulai dari mencari rongsokan kemudian dijual ke pengepul kawasan itu hingga memilah dan mengangkati rosok seperti yang dilakukan Umi.

Halaman
123
Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved