Kisah Pelabuhan Gaib di Pemalang, Banyak Warga yang Kena Prank, Langsung Putar Balik

Gapura besar berutulis Pelabuhan Pemalang nampak berdiri megah di sisi utara Jalan Pantura Tegal-Pemalang

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Gapura besar berutulis Pelabuhan Pemalang nampak berdiri megah di sisi utara Jalan Pantura Tegal-Pemalang.

Gapura itu berdampingan dengan tugu kepiting raksasa yang menjulang bak simbol penanda potensi kemaritiman.

Lebih masuk ke dalam, jalan tanah disertai bebatuan sepanjang hampir satu kilometer menyapa, dan harus dilintasi pengguna jalan.

Yang sedikit aneh, usai melintasi gerbang pelabuhan, dan sampai di ujung jalan, tidak ada penampakan fisik pelabuhan.

Bahkan ujung jalan menuju pelabuhan tersebut buntu, dan ditutup tembok yang terbuat dari seng.

Tak jarang, masyarakat yang penasaran dan mendatangi lokasi tersebut putar balik, lantaran tak menemui adanya pelabuhan.

Gerbang bertuliskan Pelabuhan Pemalang, yang ada di sisi utara Jalan Pantura Tegal-Pemalang, nampak sepi, Rabu (21/4/2021).
Gerbang bertuliskan Pelabuhan Pemalang, yang ada di sisi utara Jalan Pantura Tegal-Pemalang, nampak sepi, Rabu (21/4/2021). (TribunJateng.com/Budi Susanto)

Warga sekitar pun menyebut, pelabuhan tersebut merupakan pelabuhan gaib, lantaran hanya ada gapura masuk namun tidak ada bentuk fisik pelabuhan. 

"Ya memang pelabuhannya gaib, dibohongi pemerintah. Karena hanya ada gapuranya saja," ucap Salimi, warga Dusun Krasak, Kelurahan Sugihwaras Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, yang membuka warung di ujung akses masuk dari gapura pelabuhan Pemalang, Rabu (21/4/2021).

Dilanjutkannya, bertahun-tahun tidak ada pembangunan pelabuhan di wilayah tersebut, hanya ada gapuranya saja. 

"Dari dulu ya buntu, tidak ada pelabuhannya. Entah apa tujuan dibangun gapura itu. Apa proyek main-main atau bagaimana juga tidak tahu," ujarnya. 

Sementara itu, Sawal warga lainya menuturkan, banyak pengguna jalan putar balik berkunjung ke sini. 

"Bahkan ada rombongan keluarga yang berkunjung ke pelabuhan bingung saat sampai di sini, karena jalannya buntu, dan tidak ada pelabuhannya," jelasnya. 

Dikatakannya, kurang lebih dua periode Bupati sebelum Bupati yang sekarang tidak ada pembangunan pelabuhan, hanya ada gapuranya saja. 

"Banyak yang menyebut sebagai pelabuhan gaib, karena tidak ada pelabuhannya," imbuhnya. 

Ditambahkannya, sebenarnya nelayan Pemalang sangat membutuhkan pelabuhan untuk bersandar kapal besar.

"Awalnya ya senang saat pertama kali dibangun gerbangnya, pikir saya yang juga nelayan akan ada kapal besar masuk Pemalang, jadi tidak perlu repot jika mau ikut melaut karena selama ini harus ke pelabuhan Tegal atau Pekalongan. Ternyata adanya pelabuhan gaib," tambahnya.

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved