Breaking News:

Berita Pemalang

Muncul Pelabuhan Gaib di Pemalang, Begini Penjelasan Pemkab

Pemda Pemalang sendiri menyebut lokasi tersebut akan dibangun pelabuhan pengumpan, dan wacananya sejak 2009 silam

TribunJateng.com/Budi Susanto
Kondisi jalan usai melintasi gerbang Pelabuhan Pemalang, yang terletak di Desa Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, Rabu (21/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Menyoal adanya Pelabuhan Pemalang, yang disebut masyarakat sebagai pelabuhan gaib, ditanggapi oleh pihak yang berwenang dalam otoritas pelabuhanan, serta Pemkab setempat. 

Diketahui masyarakat menyebut Pelabuhan Pemalang yang terletak di Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang sebagai pelabuhan gaib, lantaran hanya ada gapura pelabuhan namun tidak ada bentuk fisik pelabuhan. 

Pemkab Pemalang sendiri menyebut lokasi tersebut akan dibangun pelabuhan pengumpan, dan wacananya sejak 2009 silam.

Baca juga: Pecak Kalkun, Hidangan Lezat Berbuka Puasa di Undaan Kudus, Sambalnya Beda

Baca juga: Ada yang Pulang dari Jakarta, 39 Warga Desa Kuryokalangan Pati Positif Corona, 25 RT Zona Merah

Baca juga: Kisah Pelabuhan Gaib di Pemalang, Banyak Warga yang Kena Prank, Langsung Putar Balik

Sementara itu, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Pekalongan, sebagai unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, yang menaungi wilayah Pekalongan hingga Pemalang, justru tak tahu menahu adanya wacana pembangunan tersebut. 

Kepala Seksi Syahbandar, Pelabuhan Kelas II Pekalongan, Rakim, saat dihubungi Tribunjateng.com, menuturkan, pihaknya tak mengetahui menyoal adanya wacana pelabuhan pengumpan di Pemalang. 

"Kami belum paham betul, dan baru tahu kalau ada wacana pembangunan pelabuhan pengumpan di Pemalang. Mungkin Pemda bisa menjelaskan lebih rinci," paparnya, Rabu (21/4/2021).

Terpisah, Supaat, Kepala Bappeda Kabupaten Pemalang, saat dikonfirmasi menuturkan, lokasi tersebut akan dijadikan pelabuhan pengumpan, guna mendukung pertumbuhan perekonomian. 

"Hal itu juga sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi, yang di dalamnya ada kawasan Brebes, Tegal, dan Pemalang," ucapnya. 

Dilanjutkannya, tanah seluas 7 hektare milik Pemda yang ada di lokasi pelabuhan juga sudah disiapkan untuk pembangunan. 

"Namun jika konsep Kawasan Industri (KI) Brebes, Tegal, Pemalang disahkan, kemungkinan ada penambahan luasan yang ada di sisi tanah Pemda, seluas kurang lebih 10 hektar," ujarnya. 

Diterangkan Supaat, sampai saat ini masih menunggu keputusan langsung dari Presiden, karena Perpres Nomor 79 jadi dasar pembangunan. 

"Namun Pemprov Jateng sudah melakukan peninjauan beberapa waktu lalu. Untuk progres pelabuhan pengumpan masih melangkah kajian awal," imbuhnya. 

Ia menambahkan, wacana adanya pelabuhan pengumpan sudah ada sejak 2009 lalu, namun sampai sekarang belum terealisasi. 

"Tapi baik lebar jalan, dan kedalaman muara sudah memenuhi persyaratan pelabuhan pengumpan. Tinggal menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat, baik alokasi dana maupun tindak lanjut pembangunan. Jika sudah ada instruksi, kami akan siapkan pendamping yang akan dianggarkan melalui APBD," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved