Breaking News:

Ramadan 2021

Ribuan Kue Kuping Gajah Tersusun Rapi Jadi Replika Masjid Agung Demak di Hotel Ciputra

Replika ini terpampang di lobi Hotel Ciputra dipersembahkan khusus oleh tim Food and Beverage Product (FBP) menyambut Ramadan

TribunJateng.com/Hermawan Handaka
Menyambut datangnya bulan suci Ramadan Hotel Ciputra Semarang membuat replika Masjid Agung Demak yang terbuat dari Kue kuping gajah yang di dispaly di lobi hotel, Rabu (21/4/21). Replika Masjid Agung Demak dirancang dan dibuat oleh tim food and beverage product. Tampak pada bagian atap terdapat tiga susun yang dihiasi dengan 16.800 keping kue kuping gajah. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan kue kuping gajah tersusun rapi menjadi sebuah replika Masjid Agung Demak.

Replika ini terpampang di lobi Hotel Ciputra dipersembahkan khusus oleh tim Food and Beverage Product (FBP) menyambut Ramadan.

Tembok replika masjid dihiasi kuping gajah rasa pandan yang berwarna hijau. Ada sebanyak 16.800 kuping gajah yang melapisi seluruh bagian replika masjid.

Sedangkan halaman replika masjid dipercantik dengan hiasan beduk yang terbuat dari stereofoam dilapisi coklat.

Bahan dasar replika tersebut merupakan tepung dan telur. Setidaknya, tim FBP menghabiskan bahan sebanyak 30 kilogram (kg) tepung, 9 kg gula halus, 6 kg telur, dan 4 kg margarin.

Public Relations Executive Hotel Ciputra Semarang, Shela Tiara mengatakan, kuping gajah dipilih karena bentuknya yang unik. Di samping itu, kue kering ini sering dijumpai pada setiap parsel atau disajikan saat Idulfitri.

"Melalui Replika Masjid Agung Demak, kami berharap pengunjung dapat selalu melestarikan budaya jawa khususnya sejarah penyebaran agama Islam di tanah Jawa," ungkapnya, Rabu (21/4/2021).

Dengan hadirnya replika Masjid Agung Demak di area Lobi Hotel Ciputra Semarang, dia mengajak para pengunjung hotel untuk bersama-sama merayakan Ramadan ini dengan penuh rasa khidmat dan saling memberikan keberkahan, kebersamaan, dan kesatuan dalam berbagai aspek kehidupan.

Ramadan ini menjadi momen bagi pelaku perhotelan untuk bangkit dari pandemi Covid-19. Shela optimis tingkat okupansi hotel akan semakin meningkat. Kuncinya, penerapan protokol kesehatan ketat dalam setiap pelayanan.

"Tahun lalu di masa pandemi memang kami harus berjuang, namun tahun ini kami yakin okupansi setiap hari akan bagus. Semoga dengan berbagai macam promo dan hiburan bisa lebih meningkat," imbuh Shela. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved