Breaking News:

Berita Pendidikan

Uji Coba PTM di Jateng Diklaim Berjalan Lancar, Ganjar Bakal Tambah Jumlah Sekolah

emerintah Provinsi Jawa Tengah mengklaim uji coba pembelajaran tatap muka yang telah diadakan dua pekan lebih ini berjalan lancar

Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek PTM di Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengklaim uji coba pembelajaran tatap muka yang telah diadakan dua pekan lebih ini berjalan lancar.

Oleh karena itu, jumlah sekolah yang akan mengikuti uji coba akan ditambah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menuturkan, hingga saat ini uji coba PTM di ratusan sekolah di tingkat SMA, SMK, MA, SMP, dan MTs berjalan bagus. Tidak ada temuan berarti dari pelaksanaannya.

"Kalau siswanya itu sudah jalan bagus, hanya yang kita ketati gurunya. Saya mohon betul bapak ibu guru untuk memperbaiki. Jarak yang terlalu dekat, kadang lupa karena kebiasaan ngobrol berdekatan, maskernya dibuka saat ngobrol, ngajar di ruang kelas maskernya dibuka dan lainnya. Saya minta semua guru memperbaiki," katanya, Rabu (21/4/2021).

Penambahan sekolah yang berpartisipasi akan dilaksanakan pada uji coba PTM tahap kedua 26 April hingga 7 Mei 2021 mendatang.

Meskipun demikian, semua pihak harus melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait pembelajaran pada uji coba tahap pertama. Berkaca pada hasil evaluasi, semuanya harus dibahas dengan detail dan matang sehingga kesalahan pada tahap pertama tidak terulang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Hari Wulyanto menyatakan, bakal mengevaluasi berbagai aturan selama uji coba PTM digelar di sejumlah sekolah negeri.

Evaluasi yang dilakukan, kata dia, menyasar pada kepatuhan protokol kesehatan. Serta sejumlah hasil capaian yang diterima oleh setiap sekolahan dan para peserta didik.

"Pelaksanaan PTM yang sudah berjalan sedang kita evaluasi. Terutama berapa banyak capaian dan juga terkait aturan prokes-nya. Nanti kita dengarkan masukan dari teman-teman kabupaten/kota," jelasnya.

Untuk mengetahui secara pasti tingkat kepatuhan protokol kesehatannya, ia juga meminta pertimbangan dari tim teknis PTM kabupaten/kota. Tim teknis gabungan dari sejumlah instansi, Dinas Kesehatan (Dinkes), kantor perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) serta perwakilan sekolah negeri.

Selain itu, kata dia, keterangan dari setiap orangtua murid juga akan dikumpulkan untuk melihat efektivitas pelaksanaan uji coba PTM.

"Fakta-fakta di lapangan seperti apa, berapa pelanggaran aturannya, capaian hasilnya seperti apa, nanti diketahui saat kita minta masukan ke tim teknis," katanya.

Dengan begitu, pihaknya bisa melakukan evaluasi secara menyeluruh. Hasilnya akan disampaikan ke publik. Orangtua murid juga dimintai tanggapan terkait pencapaian anak didiknya saat belajar tatap muka. (mam) 

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved