Larangan Mudik
Belum Ada Pemudik Curi Start, Okupansi Gerbonh Kereta Api di Daop IV Semarang Belum Ada Peningkatan
Jelang larangan mudik lebaran, jumlah penumpang Kereta Api yang turun maupun naik di wilayah Daerah Operasional (Daop) 4 Semarang belum menunjukkan.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rival al manaf
Penulis: Rahdyan Trijoko Pamungkas
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Jelang larangan mudik lebaran, jumlah penumpang Kereta Api yang turun maupun naik di wilayah Daerah Operasional (Daop) 4 Semarang belum menunjukkan peningkatan.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan Selama beroperasinya KA di bulan Ramadhan, pada periode 13 sampai dengan 20 April 2021 okupansi penumpang antara 25 persen hingga 37 persen.
Rata-rata per hari PT KAI melayani 4.685 pelanggan KA jarak jauh dan Lokal di wilayah DAOP 4 Semarang.
"Sedangkan untuk penjualan tiket keberangkatan 21 April sampai dengan 5 Mei 2021, sejauh ini masih belum ada peningkatan yang signifikan," ujarnya, Rabu (21/4/2021).
Ia mengatakan, tiket yang terjual sekitar 20-30 persen dengan rata rata 736 pelanggan KA perhari dari 19 stasiun di Daop 4 Semarang.
Penambahan pemesan tiket masih akan terus meningkat karena penjualan tiket masih berlangsung.
"Sejauh ini KAI tetap mengoperasikan kereta api dengan normal sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ini-data-penumpang-kereta-api-daop-4-semarang-masa-angkutan-lebaran_20150724_190733.jpg)