Breaking News:

Berita Batang

Cek Progres KIT Batang, Jokowi: Mei Groudbreaking Industri Kaca Terbesar Asia Tenggara

Tahun 2021 Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang direncanakan sudah siap untuk menerima tenant.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Dina Indriani
Presiden Joko Widodo, saat meninjau progres KIT Batang,di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (21/4/2021). 
Bupati Batang, Wihaji saat diwawancarai usia mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau progres KIT Batang di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (21/4/2021).
Bupati Batang, Wihaji saat diwawancarai usia mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau progres KIT Batang di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (21/4/2021). (Tribun Jateng/ Dina Indriani)

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Tahun 2021 Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang direncanakan sudah siap untuk menerima tenant yang akan masuk berinvestasi. 

Sehingga pekerjaan fase 1 seluas 450 hektare menjadi target utama untuk diselesaikan di tahun 2021.

Hingga 19 April 2021, untuk fase 1 450 hektare sebagian besar sudah selesai di antaranya, zona 1 progres pematangan lahan 99,80 persen, zona 2 99,7 persen, zona 3 99,63 persen.

"Ini adalah kawasan industri di Batang yang nantinya akan dikerjakan seluas 4.300 hektar, sekarang 450 hektare akan selesai dan akan dipakai untuk investasi terutama berkaitan dengan teknologi untuk itu siang hari ini saya cek kesiapan dari KIT ini karena nanti bulan Mei akan ada groundbreaking peletakan batu pertama industri kaca terbesar di Asia Tenggara," tutur Presiden Joko Widodo saat meninjau progres KIT Batang, Rabu (21/4/2021).

Tidak hanya industri kaca, kawasan yang terletak di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang itu juga akan dibangun lahan industri Perkusor dan Katoda.

"Setelah industri kaca, nanti Insya Allah pada bulan Juli rencananya juga akan dibangun industri purkusor dan katoda," ujarnya.

Untuk persiapan pembangunan industri tersebut, Jokowi meminta jajaran manajemen untuk segera diselesaikan agar bisa dipakai.

"Saya tadi sudah perintahkan jajaran manajemen untuk segera bisa dipakai dan bisa segera dibangun," ujarnya.

Jokowi berharap dengan adanya KIT Batang dapat menyerap tenaga kerja dan peluang kerja sebanyak-banyaknya sehingga arus modal bisa masuk dan dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Ini kawasan yang besar dengan daya saing yang sangat baik sehingga bisa menjadi contoh untuk nanti kawasan industri lain di Provinsi Jawa maupun Luar Jawa," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved