Breaking News:

Berita Kudus

Ramadan, Permintaan Sajadah M‎otif Batik Meningkat 70 Persen

Pemilik Batik Muria, Yuli Astuti mengatakan, permintaan sajadah, sarung, dan mukena bermotif batik sedang meningkat

TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Pekerja Batik Muria tengah membuat sajadah, sarung, dan mukena bermotif batik sedang meningkat. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Permintaan perlengkapan salat bermotif batik melonjak tajam di awal bulan Ramadan.

Pemilik Batik Muria, Yuli Astuti mengatakan, permintaan sajadah, sarung, dan mukena bermotif batik sedang meningkat.

Bulan suci Ramadan, membawa keberkahan tersendiri bagi pelaku usaha batik untuk tetap eksis di tengah pandemi.

"Peningkatannya 60-70 persen selama bulan Ramadan. Sejak awal bulan Ramadan‎ sudah ramai pesanan," ujar dia.

‎Menurutnya, batik yang dibuat merupakan batik kudusan yang memiliki motif parijoto, cengkeh dan lain sebagainya.

Namun, karena batik yang dibuat kali ini dipakai untuk‎ ibadah maka ditambahkan motif kaligrafi.

"Motifnya parijoto, tetapi ada tambahan ornamen kaligrafi yang paling banyak disukai konsumen," jelas dia.

‎Permintaan perlengkapan ibadah itu paling banyak berasal dari Jakarta, Makassar dan Kabupaten Kudus.

Sayangnya, dia belum bisa memproduksi banyak karena bersamaan dengan pesanan batik seragam sekolah.

"Kebetulan kami juga sedang mengerjakan seragam sekolah, jadi untuk produksinya dibatasi," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved