Breaking News
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Jawaban Tetangga Gus Baha saat Ditanya: Kenapa Suka Tidur di Dalam Keranda Mayat?

Semenjak itu saya berpikir ilmiah. Jadi ketika ada jin, maka ada ilmu baru, “Di mana makhluk di bumi tidak hanya saya saja.”

Editor: muslimah
jatim.nu.or.id
Gus Baha 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau biasa disapa dengan Gus Baha dalam suatu pengajian kitab bersama para santri menjelaskan tentang alasan kenapa seseorang bisa takut terhadap hantu atau syetan.

Berikut penjelasan dari Gus Baha:

Kita sering keliru membuat nama. Hal itu yang menyebabkan akhirnya tidak terlalu percaya dengan Tuhan. Akhirnya percaya dengan nama yang kita bikin sendiri.

Ya tadi, misalnya pohon besar pantasnya ada genderuwonya, lalu orang pada takut ke sana.

Tiba-tiba ternyata ada orang nekat ke sana dengan santai dan tidak ada apa-apa.

Saya punya tetangga sukanya tidur di  keranda mayat atau keranda jenazah itu juga tidak kenapa-kenapa.

Baca juga: Dibunuh 3 Hari Lalu saat Hamil Tua, Mayat Wanita Diemukan Dekat Masjid, Janin Keluar, Ini Pelakunya

Baca juga: Pengakuan Siswa SMA yang Dirudapaksa Biduan Dangdut 3 Hari Berturut-turut, Ayahnya Tak Terima

Baca juga: Joseph Paul Zhang yang Sesumbar Beri Hadiah Pelapornya Kini Tak Berkutik, Ini Penjelasan Polri

Baca juga: Desahan Maut Istri, Kode Bahwa NK Harus Keluar dari Persembuyian dan Membunuh Bos Wajan

Saya tanya, “Kamu tidak takut tidur di keranda?”

“Enak Gus, tidak ada yang menganggu,” kata tetangga saya yang berani sekali.

“Ya berkali-kali Gus, saya melihat weden (hantu). Pernah saya lileng (ajak ngobrol), ‘coba aku lihat wajahmu’, malah hantunya yang takut.”

Artinya begini, kalau sampai kita takut akan “hantu”, berarti kita telah mensifatinya sebagai hantu.

Kalau kita mensifati diri kita lebih seram dari pada hantu, mungkin dia bilang kamu yang hantu.

Dulu saya juga takut. Saya mulai berani ketika didawuhi (dinasehati) Bapak saya.

“Ha’ kalau takut, ya manusia wajar kalau takut, tapi harus bersyukur ke Tuhan.

Kamu diberitahu Tuhan bahwa ada makhluk selain kamu. Jadi, agar tahu ada makhluk selain manusia dan ada juga jin.”

Semenjak itu saya berpikir ilmiah. Jadi ketika ada jin, maka ada ilmu baru, “Di mana makhluk di bumi tidak hanya saya saja.”

Jadi memang ilmu itu luar biasa. Saya berkali-kali ketika ketakutan, pintu saya buka sambil berkata, “Raine piye tho? (wajahnya gimana ya?)”

Sebenarnya setan bisa disikapi seperti tadi. Jadi, seumpama yang disebut setan itu adalah makhluknya Allah yang ingin berkenalan dengan kita.

Semisal, ada pocong datang ke rumahmu mengetuk pintu, lalu kamu mengajak salaman.

Apa tidak kaget pocongnya?

“Lho kalau mau kenalan, buka wajahnya dong!”

Pocongnya pasti kecewa, karena tidak sesuai rencana. Iya apa tidak?

Fisik itu penting. Jadi seperti ini, qolbun itu bolak-balik. Qolbun itu hati, hati itu bolak-balik. Kadang senang kadang sedih.

Sesuatu didesain Tuhan itu sesuai maknanya sebelum diubah oleh kita.

Seorang masyhur Sayyid Husein ketika mendekati Karbala (suatu kawasan di negara Irak).

Sejak saat itu Sayyid Husein menyebut hadza karabun wa balaun. Karabun itu susah dan balaun itu bencana. Tempat di mana beliau wafat.

Allah mendesain sudah seperti itu. Makkah disebut Makkah. Madinah sesuai Madinah karena menjadi kota Islam Madinatur Rasulillah.

Makkah dahulu disebut suatu kota yang tidak menerima orang-orang angkuh.

Dunia pernah dijajah siapa saja kecuali Makkah. Begitu kehendak Tuhan.

Manusia salah memberi nama. Batu dipuja-puja. Isa disebut jelmaan Tuhan. Hati-hati salah memberi nama.

Seperti ada perempuan yang disifati “aku tidak bisa hidup tanpanya”. Itu mensifati terlalu berlebihan (tidak bisa hidup tanpa dia).

Mana ada status yang sebenarnya dalam hidup bahwa hidupmu bergantung dia.

Coba dipikir, sebelum kenal dia juga hidup, tertawa-tawa di warung kopi dan kamar sendiri.

Nah, ketika menstatuskan berlebihan ‘tidak bisa hidup tanpa dia’, kamu berburu dia.

Itu didorong kamu sendiri apa dia? Ya kamu sendiri. Kamu salah membuat penamaan. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Kisah Gus Baha Punya Tetangga Suka Tidur di Keranda Mayat

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved