Breaking News:

Larangan Mudik bakal Pacu Kunjungan Pusat Perbelanjaan

peluang itu akan terwujud jika larangan mudik ditegakkan, sehingga membuat masyarakat akan berdiam di kota dan berkunjung ke pusat perbelanjaan.

Editor: Vito
Tribun Jateng/Ruth Novita Lusiani
ilustrasi - pengunjung berjalan-jalan di Mal Ciputra semarang 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja memperkirakan potensi peningkatan kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan, menyusul kebijakan larangan mudik pada 22 April-24 Mei.

"Larangan mudik dapat menjadi peluang atau kesempatan bagi pusat perbelanjaan di kota-kota besar untuk mendapatkan peningkatan kunjungan," katanya, saat dihubungi Kontan, Kamis (22/4).

Namun, ia menggarisbawahi, peluang tersebut akan terwujud jika larangan mudik benar-benar dapat ditegakkan, sehingga membuat masyarakat akan berdiam di kota dan berkunjung ke pusat perbelanjaan untuk mengisi liburan.

"Diperkirakan akan ada peningkatan kunjungan ke pusat perbelanjaan sekitar 30-40 persen," imbuhnya.

Guna menyambut adanya peluang tersebut, Alphonzus menyatakan, pengelola pusat perbelanjaan dipastikan telah melakukan persiapan untuk memastikan protokol kesehatan dapat dilaksanakan dengan ketat, disiplin, dan konsisten.

Mengenai kondisi pusat perbelanjaan saat ini, ia menyatakan, dalam beberapa waktu terakhir diakui terdapat peningkatan kunjungan, meski secara umum untuk periode Januari-Maret 2021 rata-rata tetap masih berada di bawah 50 persen.

Tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan diprediksi baru akan mulai bergerak menuju normal setelah vaksinasi untuk masyarakat umum dilaksanakan.

"Jadi kunci dalam hal peningkatan kunjungan ke pusat perbelanjaan adalah vaksinasi untuk masyarakat umum," ujarnya. (Kontan/Ratih Waseso)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved