Breaking News:

Mukena Ecoprint Purbalingga Banyak Diminati Jelang Idulfitri 2021

Menjelang perayaan Idul Fitri permintaan kain ecoprint di Purbalingga semakin meningkat. 

Tribun Jateng/ Permata Putra Sejati
Lilis Kurnia Widyastuti pengusaha kain ecoprint saat menunjukan mukena ecoprint di rumahnya Griya Ecoprint Cemanting Art Jalan sukarno Hatta, RT 1 RElW 1, Desa Mewek, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jumat (23/4/2021).  

Penulis : Permata Putra Sejati 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Menjelang perayaan Idul Fitri permintaan kain ecoprint di Purbalingga semakin meningkat. 

Apalagi untuk model mukena ecoprint yang semakin banyak penggemar terutama ibu-ibu. 

Hal itu dirasakan oleh salah satu pengrajin mukena ecoprint asal Purbalingga, Lilis Kurnia Widyastuti (55) yang mulai membuat banyak mukena ecoprint. 

Di Griya Ecoprint Cemanting Art miliknya di Jalan sukarno Hatta, RT 1 RW 1, Desa Mewek, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, dia yang dibantu oleh peserta latihan bersama-sama membuat mukena ecoprint. 

"Menjelang hari raya Idul Fitri permintaan kain mukena Ecoprint permintaan memang meningkat, tapi tidak terlalu banyak," katanya saat ditemui Tribunbanyumas.com, Jumat (23/4/2021). 

Bukan hanya mukena ecoprint saja yang dia buat, ada pula hijab hingga sajadah ecoprint. 

Ecoprint adalah teknik pewarnaan alam dengan memanfaatkan getah daun-daunan untuk mencetak motif dari daun itu sendiri.

Bahan alami yang sering digunakan seperti daun jati, daun jarak, daun ceri dan bunga.

Warna alami tumbuhan tersebut diekstrak kemudian digunakan menjadi bahan pewarna kain.

Halaman
123
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved