Breaking News:

Toko Modern Purbalingga Wajib Bekerja Sama UMKM

upati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mewajibkan toko modern menjalin kemitraan dengan Usaha Mikro Kecil Menengah.

Istimewa
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat Rapat Koordinasi Pembahasan Rancangan Perbup tentang Izin Toko Modern di Ruang Rapat Bupati, Jumat (23/4/2021). 

Penulis: Permata Putra Sejati 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mewajibkan toko modern menjalin kemitraan dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal. 

Hal ini sebagai salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga yang berpihak terhadap UMKM di tengah keberadaan toko-toko modern.

Menurut Tiwi jangan sampai keberadaan toko-toko modern justru mematikan UMKM lokal kita. 

"Jadi ke depan baik Alfamart maupun Indomaret ataupun toko-toko modern yang lain bisa memiliki komitmen kuat terhadap UMKM yang ada di Purbalingga,” ujar Bupati Tiwi kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis. 

Hal itu disampaikan bupati Tiwi saat Rapat Koordinasi Pembahasan Rancangan Perbup tentang Izin Toko Modern di Ruang Rapat Bupati, Jumat (23/4/2021).

Pemkab Purbalingga tengah menyusun kebijakan agar bagaimana seluruh gerai toko-toko modern yang ada di Kabupaten Purbalingga bisa bersinergi dengan UMKM lokal. 

Sampai saat ini belum semua toko modern berjejaring yang menjalin kemitraan dengan UMKM.

"Alfamart baru 4 dari 43 gerai dan Indomart baru 12 dari 22 gerai yang ada. 

Begitupun dengan jumlah produk UMKM yang dikerjasamakan masih terbatas baru 36 item produk milik 25 pelaku," katanya. 

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved