Berita Kebumen

Pengedar Serbuk Petasan di Kebumen Terancam Lebaran 20 Tahun di Penjara

Keterangan tersangka MF, serbuk petasan itu rencananya akan dijual melalui jejaring sosial Facebook. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: M Syofri Kurniawan
Istimewa
Polres Kebumen sita serbuk petasan dari para tersangka, Sabtu (24/4/2021) (ist) 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Polres Kebumen kembali berhasil menyita 21 kilogram serbuk petasan berikut lembaran sumbu dalam Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) . 

Diungkapkan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, serbuk petasan itu didapatkan dari 5 tersangka berbeda. 

15 kilogram serbuk petasan disita Sat Reskrim Polres Kebumen, pada hari Jumat (23/4) sekitar pukul 23.20 WIB di Kelurahan Tamanwinangun Kebumen, dari tersangka inisial MF (29) warga Desa Candimulyo Kecamatan Kebumen.

Baca juga: Puspa Kaget Saat Bangun Suami Sudah Ada di Atas Perutnya, Sementara Tetangga Gedor Pintu

Baca juga: Latar Belakang Maniur Sihotang, Pria yang Siksa dan Perlakukan Pacar Seperti Anjing, Motif Terungkap

Baca juga: Kode Redeem FF 24 April 2021 yang Belum Digunakan Hari Ini, Lengkap Dengan Cara Tukar

Baca juga: Kronologi Brigadir NS Cabuli Ibu Mertua, Dilakukan Berkali-kali di Kamar hingga di Pinggir Jalan

Adapun 6 kilogram serbuk petasan lainnya diamankan Sat Samapta Polres Kebumen dari empat tersangka lain masing-masing AG (18) warga Desa Podoluhur Kecamatan Klirong, KV (18) warga Desa Piliharjo Kecamatan Puring, BG (17) warga Kelurahan Panjer Kebumen dan DF (18) warga Desa/Kecamatan Sruweng.

"Barang bukti yang kita amankan itu, kita peroleh dari para tersangka," jelas Iptu Tugiman, Sabtu (24).

Keterangan tersangka MF,  serbuk petasan itu rencananya akan dijual melalui jejaring sosial Facebook. 

Namun sebelum melakukan transaksi, aksinya berhasil digagalkan oleh polisi.

Selain serbuk petasan, pada hari yang sama, Unit Reskrim Polsek Prembun juga berhasil menyita 3500 petasan rawit dari tersangka inisial HN (47) warga Desa/Kecamatan Prembun.

Warga baiknya mempertimbangkan lagi jika akan berbisnis petasan, baik mengedarkan atau membuatnya. 

Ini mengingat beratnya ancaman kurungan penjara jika terbukti bersalah.

Para tersangka yang diamankan dijerat dengan Pasal Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI No. 12 tahun 1951.

Ancaman hukuman cukup berat, yakni hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara

KKYD dengan sasaran miras dan petasan memang tengah digencarkan Polres Kebumen

Hal ini dilakukan agar pelaksanaan Ibadah Ramadan bisa berjalan dengan khusyuk, serta perayaan Lebaran bisa lebih khidmat tanpa petasan dan miras.

Warga yang mengetahui jika di daerahnya mengetahui ada pengedar serbuk petasan atau petasan bisa melapor ke kantor polisi terdekat. 

"Jika mengetahui, segera laporkan.

Sekecil apa pun laporan akan kami tindak lanjuti.

Awasi anak-anak jangan sampai, menjadi korban ledakan petasan," tandasnya. (aqy)

Baca juga: Wanita Ini Dianiaya Pacar, Leher Dirantai hingga Sulit Bicara dan Sekujur Tubuh Lebam

Baca juga: Pasutri di Brebes Ini Produksi Kurma dari Tomat, Namanya Torakor Tomat Rasa Korma

Baca juga: AS Tawarkan Bantuan Alat Canggih untuk Angkat KRI Nanggala 402 ke Permukaan

Baca juga: Suami Bunuh Istri Hamil 5 Bulan, Minta Bantuan Tetangga Buang Jasad Korban

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved