Breaking News:

Berita Karanganyar

Penjaga Sekolah SMAN 1 Kebakkramat Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 Meski Status OTG dan Isoman

Seorang penjaga sekolah SMAN 1 Kebakkramat Kabupaten Karanganyar meninggal dunia, Jumat (23/4/2021) sekira pukul 15.30.

Istimewa
Petugas pemulasaraan jenazah dari BPBD Karanganyar saat mengeluarkan peti jenazah dari ambulans untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat Desa Nangsri Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar, Jumat (23/4/2021) malam. 

Penulis: Agus Iswadi.

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Seorang penjaga sekolah SMAN 1 Kebakkramat Kabupaten Karanganyar meninggal dunia, Jumat (23/4/2021) sekira pukul 15.30.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, penjaga sekolah itu termasuk pasien positif Covid-19 berdasarkan hasil tracing seorang staf SMAN 1 Kebakkramat yang sebelumnya telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Penjaga sekolah itu termasuk satu dari delapan pegawai di SMAN I Kebakkramat yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Purwati membenarkan kabar duka tersebut.

Baca juga: Malam Hari, Ratusan Lansia di Pekalongan disuntik vaksin Covid-19

Baca juga: Solid Gold Berjangka Semarang Bagikan 500 Takjil Gratis Setiap Jumat di Bulan Ramadhan

Baca juga: Kurang Oksigen, Sebagian Pemadam Alami Sesak Napas saat Padamkan Api Kebakaran Pabrik Ban di Genuk

Baca juga: Video 35 Ton Gula Rafinasi Disita Satreskrim Polresta Banyumas

 

Dia menjelaskan, penjaga sekolah itu sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 dan telah selesai menjalani isolasi mandiri pada Kamis (22/4/2021).

"Selama isoman dipantau (petugas puskesmas) tidak ada gejala. Sudah bebas isoman, juga sudah dapat surat (bebas isolasi mandiri) dari puskesmas," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com.

Dia menjelaskan, anggota keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19 juga sudah selesai menjalani isolasi mandiri.

"Tadi sore itu istrinya pulang kerja, ditanya (suaminya), wes mulih to bu?! Dijawab iya. Istrinya mandi, begitu istrinya masuk kamar, suaminya ini sudah tidak ada (meninggal dunia)," ucapnya.

Sesuai pedoman, lanjutnya, selama pasien orang tanpa gejala (OTG) isolasi mandiri dan tidak ada keluhan memang tidak diperlukan swab PCR untuk evaluasi.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved