Breaking News:

Berita Sragen

Zakat di Dinas Belum Sesuai Potensi, Bupati Sragen Langsung Tegur Kepala Dinas

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati sampaikan kesadaran ASN di Sragen untuk bayar luar biasa. Bahkan dirinya tidak perlu membuat Instruksi.

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika menerima Bukti Setor Zakat (BSZ) oleh Ketua BAZNAS Sragen Untung Mardikanto di aula Sukowati Setda Sragen, Jumat (23/4/2021) 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati sampaikan kesadaran ASN di Sragen untuk bayar luar biasa. Bahkan dirinya tidak perlu membuat Instruksi Bupati agar ASN membayar zakat.

Pihaknya hanya mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk membayar zakat dan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen.

Ia mengatakan grafik pengumpulan Zakat, Infaq, Sadaqah (ZIS) meningkat signifikan. Awalnya berkisar Rp 150 juta per bulan saat ini, rata-rata Rp 550 juta perbulan, sehingga naik 400 persen.

"Meskipun sudah ada kenaikan cukup banyak, tetapi dievaluasi secara lebih detail ternyata ada beberapa dinas yang memang masih perlu diberikan pemahaman yang lebih," kata Yuni, Jumat (23/4/2021).

Pada kesempatannya di acara gerakan cinta zakat di Aula Sukowati Setda Sragen, Yuni langsung menegur sejumlah Kepala Dinas yang Zakat di dinasnya belum sesuai dengan potensi.

Yuni menyebut, di Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) masih belum maksimal, dari potensi Rp 8 juta yang terkumpul baru Rp 2,4 juta.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen juga masih belum maksimal, dari potensi Rp 19 juta hanya masuk ke BAZNAS Sragen Rp 4 juta.

"Tergantung kepala dinas sepertinya, apakah ini berarti kepala dinas tidak bayar zakat? ini perlu di cek. Masih ada yang perlu diberikan pemahaman dari hati ke hati," kata Yuni tersenyum.

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dikatakan Yuni juga masih sangat-sangat jauh dari potensi yang ada. Selanjutnya RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dari potensi Rp 113 juta, masuk ke BAZNAS hanya Rp 51 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved