Liga 1
Erick Thohir Minta PSSI dan Menpora Kaji Ulang Gelaran Liga 1 dan Liga 2
Penyelenggaraan kompetisi sepak bola Indonesia masih perlu dikaji lebih lanjut apalagi akan diselenggarakan saat masa pandemi Covid-19.
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Penyelenggaraan kompetisi sepak bola Indonesia masih perlu dikaji lebih lanjut apalagi akan diselenggarakan saat masa pandemi Covid-19.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Erick Thohir.
"Pasti kan Menpora dan PSSI akan meninju lagi seperti apa pertandingan ini bisa dijalankan," ungkap Erick, Minggu (25/4/2021).
Erick menyadari sulitnya menyelengarakan pertandingan sepak bola saat Pandemi Covid-19.
Pertandingan Sepak bola punya cakupan yang luas dan tidak bisa menggunakan sistem bubble.
Sistem bubble merupakan sistem yang dirancang untuk membatasi kontak dengan orang luar untuk mencegah terjadinya kontak dan penyebaran virus Corona di mana setiap tim dikarantina seluruhnya di hotel yang sama.
Meski begitu, Erick tetap optimis penyelengara ini akan tetap berlangsung.
"Saya rasa bisa di perjuangan dan ada yang perlu ditingkatkan, mengingat status peningkatan covid masih stabil,"
Bersiap Liga 1
Sebelumnya, gelaran Piala Menpora 2021 akan menjadi penentu keluar tidaknya izin penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2.
Terlebih, tidak ada temuan kasus Covid-19 selama penyelengaraan turnamen tahunan tersebut hingga fase puncak.
Ya, seperti diketahui, Grand Final Piala Menpora 2021 kini menyajikan laga bertajuk superclassico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, Minggu (25/4/2021).
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengungkap pihak sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak agar Liga 1 dan Liga 2 bisa segera digulirkan.
Diantaranya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
"Kita sudah berkomunikasi terus-menerus pihak internal kita siapkan liga 1 danl 2," ungkapnya, Minggu (25/4/2021).
"Setelah koordinasi selesai, kita akan ajukan ke pihak kepolisian dan Pihak Satgas Covid-19 untuk perizinan," ungkapnya.
Selain itu Menpora juga berterimakan kasih kepihak-pihak yang mendukung terselenggara pertandingan ini.
Mulai dari suporter, kepolisian, tenaga medis hingga media.
Solo Siap Jadi Tuan Rumah
Sebelumnya, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menanggapi pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.
Ya, Zainudin Amali akan memberikan rekomendasi izin untuk dimulainya Liga 1 dan Liga 2 seusai gelaran Piala Menpora 2021 ini.
Kendati demikian, Gibran mengatakan masih melihat gelaran Piala Menpora 2021 ini selesai.
"Kita lihat saja semifinal dan finalnya seperti apa," kata Gibran saat ditemui di Stadion Manahan Solo, Minggu (18/4/2021).
"Kalau lancar, ya Liga 1 dan Liga 2 dimulai," imbuhnya menekankan.
Gibran sendiri tidak terlalu ingin ikut campur terkait bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang bisa saja di Solo kembali seperti Piala Menpora.
Pasalnya, hal tersebut menjadi kewenangan Satgas Covid-19, Polri, Kemenpora, dan PSSI.
"Saya cuma jadi penonton saja," imbuhnya.
Saat disinggung soal kesiapan Kota Solo jika liga kembali bergulir, Gibran mengatakan Solo sudah siap.
Pasalnya suporter Persis Solo, Pasoepati sudah taat akan aturan, terutama protokol kesehatan.
"Kota Solo sudah siap. Pasoepati sudah dikondisikan, sudah tertib, semua menonton di rumah masing-masing, dan tidak ada nonbar," pungkasnya.
Menpora Beri Kode
Kode pengguliran kembali Liga 1 dan 2 di tengah pandemi Covid-19 kembali dilempar Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.
Kode tersebut dilempar Zainudin seusai meninjau persiapan laga PSM Makassar vs Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, Minggu (18/4/2021).
Dari cermatnya, selama bergulirnya piala Menpora 2021, panitia telah menerapkan program kesehatan yang sangat ketat.
"Sejak awal di beberapa tempat yang saya saksikan, protokol kesehatannya sesuai yang dipaparkan PSSI dan LIP," kata dia.
"Kami, pemerintah mengucapkan terimakasih, karena tidak ada yang berkurang sedikit pun dari apa yang dipaparkan," jelasnya.
Hal sederhana yang ia apresiasi adalah dengan penggunaan gelang sebagai tanda jika sudah melalui uji swab.
"Saya pake gelang yang berbeda-beda. Pertama biru, kemarin di Sleman agak coklat, dan hari ini kuning. Artinya orang tidak mungkin menggunakan gelangnya hanya sekali," ujarnya.
Dengan melihat hal tersebut, maka bukan tidak mungkin kalau Menpora juga akan memberikan restu bergulirnya Liga 1 dan Liga 2.
"Jika ini (protokol kesehatan) bisa dijaga sampai final, kami akan merekomendasikan izin untuk liga 1 dan 2 agar dikeluarkan Polri," kata dia.
"Kami akan merekomendasikan izin itu, kecuali ada skenario lain," imbuhnya.
Kendati demikian, pihaknya meminta masyarakat untuk bersabar terlebih dahulu, karena Piala Menpora masih tahap Semifinal.
"Ini ujiannya masih jalan, hingga final nanti," ucapnya.
"Kami juga ucapkan terimakasih kepada suporter yang patuh. Tidak nonbar, tidak dateng ke stadion, nonton dirumah. Artinya kita bisa melaksanakan pertandingan tanpa suporter," tambahnya.
Ketua PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mengapresiasi pernyataan Menpora untuk memberikan izin Liga 1 dan Liga 2.
Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga protkes selama gelaran Piala Menporan 2021.
"Dari hasil swab yang kita lakukan selama ini, hasilnya semua negatif," kata diam
"Untuk final, kami akan jaga betul Protkesnya, dan kami pantau terus, semoga nanti lancar," ucapnya.
Dia berharap rekomendasi izin untuk Liga 1 dan 2 bisa segera ditindaklanjuti. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Masih Pandemi Covid-19, Erick Thohir Minta Kompetisi Liga 1 & 2 Dikaji Sebelum Digulirkan,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menteri-badan-usaha-milik-negara-bumn-erick-thohir.jpg)