Pencarian Kapal Selam Nanggala

Berduka, SBY Cerita Pengalaman Dalam Kapal Selam 1 Jam; Hormat pada Para Hiu Kencana

SBY menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Bali.

Editor: m nur huda
youTube
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) saat menyampaikan konferensi pers terkait kongres luar biasa (KLB) Demokrat pada Jumat (5/3/2021), yang memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Bali.

SBY menyatakan, gugurnya 53 awak kapal itu merupakan kehilangan besar meskipun hal itu merupakan risiko bagi siapa pun yang mengabdi di dunia militer.

"Sebagai sesama prajurit, saya amat tahu bahwa siapapun yang mengabdi di dunia militer mesti siap sumbangkan jiwa dan raganya kepada negara tercinta," tulis SBY melalui akun Twitter resminya, @SBYudoyono, Senin (26/4/2021).

"Sungguhpun demikian, gugurnya 53 prajurit Hiu Kencana di medan latihan adalah duka yang mendalam dan "great loss" bagi TNI dan kita semua," kata SBY melanjutkan.

SBY mengatakan, prajurit yang bertugas di satuan kapal selam memiliki risiko tinggi dan di bawah tekanan psikologis yang tinggi.

Ia mengaku pernah mengalami hal tersebut pada tahun 1998, atau ketika menyelami lautan menggunakan kapal selam, walau hanya dalam waktu satu jam.

"Bisa dibayangkan jika "menyelam" berbulan-bulan. Mari beri hormat kepada tentara kebanggaan kita itu," ujar SBY.

SBY mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan tabah, sabar, dan tawakal menghadapi musibah tersebut.

"Selamat jalan Kolonel Harry Setiawan, Letkol Heri Oktavian dan para pahlawan Hiu Kencana lainnya. Semoga semuanya hidup tenang dan bahagia di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," tulis SBY lagi.

Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, semua awak kapal selam KRI Nanggala-402 meninggal.

"Dengan kesedihan yang mendalam, selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel onboard KRI Nanggala-402 telah gugur," kata Hadi sedikit tercekat dalam konferensi pers, Minggu (25/4/2021).

Ia menyampaikan, telah diperoleh citra yang telah dikonfirmasi sebagai bagian KRI Nanggala 402 meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal NK-11.

Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut, dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 53 Awak KRI Nanggala-402 Gugur, SBY: Duka Mendalam dan "Great Loss" bagi TNI

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved