Breaking News:

Berita Kendal

PMI Kendal Genjot Pelayanan Donor Darah dengan Sembako dan Sajadah

PMI Kendal menggenjot pelayanan donor darah saat Ramadan dengan memberikan paket sembako dan sajadah.

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Petugas PMI Kendal melayani donor darah di kantor PMI, Senin (26/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kendal menggenjot pelayanan donor darah saat Ramadan dengan memberikan paket sembako dan sajadah. Para pendonor tetap berhak mendapatkan bingkisan makanan sebagaimana biasanya.

Petugas pelayanan donor darah PMI Kendal, dr Agus Suwondo mengatakan, dua paket tambahan itu dimaksudkan sebagai stimulus agar minat masyarakat donor darah tetap terjaga. Sehingga membantu ketersediaan darah untuk melayani kebutuhan darah di rumah sakit sekitar Kendal.

"Jumlah pendonor darah bulan Ramadan ada penurunan karena tidak bisa setiap hari mengambil darah di luar. PMI coba menyediakan inovasi ini sebagai stimulan agar masyarakat tetap mau mendonorkan darahnya saat bulan puasa ini," terangnya, Senin (26/4/2021).

Kata Agus, tak semua pendonor berhak mendapatkan paket sembako dan sajadah. Sembako diberikan kepada pendonor yang mendonorkan darahnya langsung ke kantor PMI Kendal. Sedangkan sajadah diberikan kepada pendonor saat mengikuti kegiatan donor darah jemput bola selepas pelaksanaan salat tarawih. 

Ia berharap, minat warga mendonorkan darahnya tidak menurun drastis sepanjang Ramadan ini. Mengingat kebutuhan darah di sejumlah rumah sakit Kendal cukup tinggi mencapai 50 kantong per hari. Belum lagi saat rumah sakit dari daerah tetangga turut meminta stok darah pada golongan tertentu.

"Memang tidak dipungkiri, jumlah pendapatan darah saat Ramadan turun. Biasanya perbulan bisa mengkantongi 900 kantong, paling saat Ramadan separonya," ujarnya. 

Hingga kini, stok darah di PMI Kendal masih cukup aman sebanyak 120 kantong. Rinciannya, golongan A sejumlah 10 kantong, golongan B 31 kantong, golongan O 43 kantong dan golongan AB 36 kantong.

Seorang pendonor, Lenty Fitriyani Arista mengatakan, ia sudah rutin setiap 3 bulan sekali melakukan donor darah untuk menjaga kebugaran tubuh. 

Katanya, Lenty sempat tidak bisa donor darah karena mengalami hipertensi. Ia pun mencoba kembali donor darah pada saat puasa untuk membantu siapa saja yang membutuhkan darah.

"Ini baru pertama kali donor darah saat puasa, sebelumnya tidak pernah. Tetapi sudah sering donor darah ketika tidak halangan, ya 3 bulan sekali," tuturnya. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved