Breaking News:

Puisi

Puisi Dari Lapitan Kususu Lautan Radhar Panca Dahana

Puisi Dari Lapitan Kususu Lautan Radhar Panca Dahana: dengan perahu bercadik tunggal anak sukubangsa lapitan menggampar badai mengepit lautan 5.000 ta

TWITTER/GRAMEDIA
radhar panca dahana 

Puisi Dari Lapitan Kususu Lautan Radhar Panca Dahana

TRIBUNJATENG.COM - Puisi Dari Lapitan Kususu Lautan Radhar Panca Dahana:

DARI LAPITAN KUSUSU LAUTAN

dengan perahu bercadik tunggal
anak sukubangsa lapitan
menggampar badai mengepit lautan
5.000 tahun sebelum akukau ada
dalam kitab dalam aksara, dalam
legenda, dalam tanah terjajah

langit lapang berbatas cakrawala
layar terentang, ke hawaii ke afrika
anak lapitan bertukar rempah,
kamper, emas, pisang, dan palawija
dengan fir’aun mesir, tetua kabilah
di timur tengah, rajaraja sumeria
atau bandarbandar mediterania.

laut dan laut
dunia semua bertaut
hening dan air bening
tempat jiwa bergeming
ombak, badai, dan misteri
jadi gerak dan kata terberi
jadi muasal peradaban
jadi juru segala kapitan
dari anak suku lapitan.

aku menggapai papua
10.000 tahun lalu
menjejak fiji, paskah, selandia
menabur benih di timur afrika
jadi adab muasal nigeria
jadi adat zanj leluhur tanzania
jadi naga di tamil purba.

sejak pantai dan pinisi
kususun satu negeri
di bugis, sulu, maluku
di banjar, flores, madura
kujangkau tepi amerika
kuburu segala makna
hingga zaman bersahut
dan kususu semua laut.

di tepi ini samudra
di mana air gunung bermuara
di mana bersilang segala suara
di mana berkelir semua warna
kudapat kamu sebagai aku
kutemu hari, badan, dan pikiran
terbuka bagi semua aliran
bagi berkah semua tuhan
dalam riak tak henti
dalam semua materi
di induk segala lautan.

bicara apa hendak dikata
diri kelana kudapat bila
omong apa hendak kau bahasa
dari pantai adab lalu tertata
kita bermula sejak itu
sejak laut senyap kususu.

(*)

Penulis: iam
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved