Breaking News:

Berita Karanganyar

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Karanganyar Meningkat Selama Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi

Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Karanganyar mengalami kenaikan selama Operasi Keselamatan Candi 2021 yang digelar 12-25 April 2021.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi Maulla mengecek kendaraan personel apel Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2021 di Mapolres Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Karanganyar mengalami kenaikan selama Operasi Keselamatan Candi 2021 yang digelar 12-25 April 2021.

Kaposko Operasi Keselamatan Candi Polres Karanganyar, Iptu Anggoro Wahyu S menyampaikan, memang ada kenaikan angka kecelakaan lalu lintas beberapa persen dibandingkan dengan saat berlangsungnya operasi keselamatan pada tahun lalu. 

"Tahun lalu ada 6 kali laka lantas. Tapi tahun ini ada 23 kali, dengan empat orang meninggal dunia," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Perampok Kalung Emas Dibanting Warga ke Aspal, Dikunci Gaya Smackdown Sampai KO

Baca juga: Mata Munarman Ditutup Kain Hitam, Tangan Diborgol, Sudah Tidak Berontak Lagi

Baca juga: 6 Jam Geledah Bekas Markas FPI, Densus 88 Amankan 4 Boks Kontainer, Jibom Teliti Kaleng Mencurigakan

Baca juga: Daftar Lengkap Hadiah Pemenang Indonesian Idol 2021: Mulai dari Juara 1, Runner Up hingga Top 14

Mayoritas kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dengan pengendara usia produktif antara 20 tahun hingga 30 tahun.

Sedangkan lokasi kecelakaan kebanyakan terjadi di Jalan Lawu.

Menurutnya, adanya peningkatan angka kecelakaan lalu lintas disebabkan mulai meningkatkan mobilitas warga.

Dia menjelaskan, operasi keselamatan lalu lintas tahun lalu dilangsungkan bertepatan dengan adanya kebijakan lockdown.

Sehingga mempengaruhi aktivitas masyarakat. 

"Tahun ini sudah mulai dibuka. Penerapan PPKM, aktivitas mulai meningkat," ucapnya. 

Iptu Anggoro menuturkan, tujuan digelarnya operasi ini selain menekan angka kecelakaan lalu lintas juga guna menyosialisasikan tunda mudik.

Pasalnya pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan melarang mudik lebaran tahun ini.

Di sisi lain mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi, operasi ini dilakukan juga dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menyosialisasikan protokol kesehatan kepada pengguna jalan. (Ais)

Baca juga: Kuasa Hukum Munarman Sebut Penangkapan Eks Petinggi FPI Itu Menyalahi Prinsip HAM

Baca juga: Sejumlah Warga Telanjang Bulat untuk Tangkap Diduga Babi Ngepet: Kalau Enggak Bugil Hilang Lagi

Baca juga: WHO Sebut 3 Hal Ini Penyebab Gelombang Kedua Covid-19 yang Mematikan di India

Baca juga: Ayah Cabuli Anak hingga Hamil dan Lahirkan Bayi Kembar, 1 Bayi Meninggal Dikubur dalam Rumah

Penulis: Agus Iswadi
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved