Breaking News:

Liga 1

Bek PSIS: Bergulirnya Kembali Liga 1 Sebagai Momen Lebarannya Insan Sepakbola

Bek tengah PSIS Soni Setiawan mengaku tak sabar menunggu kabar PSSI mengumumkan dimulainya Liga 1.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL
Soni Setiawan saat menjalani latihan bersama PSIS Semarang di Lapangan Telo, Banyumanik, Semarang beberapa waktu lalu (TRIBUNJATENG.COM/FRANCISKUS ARIEL) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bek tengah PSIS Semarang Soni Setiawan mengaku tak sabar menunggu kabar PSSI mengumumkan dimulainya kompetisi Liga 1 tahun ini.

Menurut Soni, kompetisi bagi pelaku sepakbola merupakan hal yang ditunggu-tunggu sejak lama. Sebab, sudah satu tahun lebih lamanya kompetisi sepakbola nasional mandek.

Ia mengaku optimis kompetisi Liga 1 bisa segera mendapatkan izin untuk digelar dari pihak keamanan. Perasaan itu kian memuncak melihat kiprah perjalanan turnamen pramusim Piala Menpora 2021 yang berakhir dengan lancar dan sukses.

Ajang tersebut diketahui memang menjadi ajang penentu kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bisa dijalankan. Bila berjalan lancar, maka izin dari pihak kepolisian bisa dengan mudah didapatkan.

"Tentu sangat antusias ya menunggu Liga 1 jalan. Apalagi pak Ketua Umum PSSI mengatakan bahwa tanggal 3 Juli kompetisi akan diputar. Saya optimis bisa berjalan lancar. Apalagi ini gelaran Piala Menpora kan bisa di katakan berhasil dengan menjalankan protokol kesehatan yang sangat ketat," kata Soni kepada Tribun Jateng, Selasa (27/4/2021).

Piala Menpora berjalan dengan lancar dan melahirkan Persija Jakarta sebagai kampiun usai menang atas lawannya Persib Bandung dalam dua leg. Yakni dengan agregat skor 4-1.

Pemain yang semula bermain sebagai bek sayap kiri tersebut berharap agar Liga 1 tahun ini benar-benar bisa terwujud.

"Semoga itu kick off Liga 1 beneran menjadi mimpi yang jadi kenyataan. Ibarat kick off itu mungkin bisa dikatakan seperti lebarannya insan sepakbola. Gema gemuruh spanduk dukungan pasti ada kembali terdengar," kata eks Kapten Tim Persis Solo ini.

Di sisi lain, adapula wacana terkait bisa disaksikannya kompetisi Liga 1 dengan penonton.

Meski saat ini keputusan itu belum final sebab dikabarkan masih akan melalui kajian terlebih dahulu. Apabila bisa disaksikan dengan penonton, maka opsi tang muncul sejauh ini yakni penonton boleh hadir ke stadion dengan ketentuan 25-30 persen dari kapasitas stadion yang menjadi venue pertandingan.

"Ide itu bagus. Jadi kalau ada wacana seperti itu, artinya pemerintah dan pihak terkait betul-betul memperhatikan sepakbola Indonesia. Kasihan tribunnya kalau tidak ada yang menempati," ungkapnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved