Breaking News:

Pencarian Kapal Selam Nanggala

Cerita Dansekoal yang Pernah Awaki KRI Nanggala, Black Out Tak Sampai 10 Detik Turun 90 Meter

Proses evakuasi dan investigasi terhadap kapal selam KRI Nanggala 402 yang tengfelam di Perairan Utara Bali masih terus dilakukan.

Editor: m nur huda
IST
Kapal selam KRI Nanggala - 402 hilang kontak 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Proses evakuasi dan investigasi terhadap kapal selam KRI Nanggala 402 yang tengfelam di Perairan Utara Bali masih terus dilakukan.

Saat ini segala kemungkinan yang bisa menyebabkan salah satu kapal selam pertama RI itu tenggelam masih ditelusuri.

Salah satu kemungkinan muncul yakni kapal mengalami black out atau mati daya listrik.

Baca juga: Capres Nurhadi Dildo Ditangkap karena Kapal Selam KRI Nanggala 402 Tenggelam Dibuat Candaan

Baca juga: Bendera Setengah Tiang hingga Penghargaan untuk 53 Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402

Kondisi black out ini ternyata sangat berbahaya bagi semua awak kapal.

Dansekoal Laksamana Muda Iwan Isnurwanto yang pernah mengawaki KRI Nanggala-402 mengaku pernah mengalami situasi tersebut.

Iwan menceritakan saat itu ia tengah beristirahat sekitar pukul 00.00. Tiba-tiba kapal gelap, tersisa hanya lampu emergency saja.

"Apa yang terjadi, [bagian] belakang [kapal selam] langsung turun.

Ini 45 derajat [kemiringannya], tidak sampai 10 detik [turun] sampai 90 meter.

Sehingga bisa membayangkan bagaimana posisi black out saat itu padahal periscope deep," ujar Iwan saat konferensi pers di Mabes TNI AL, Jakarta, Selasa (27/4).

Yang dilakukan komandan kapal dan komandan kamar mesin saat itu adalah meminta semua awak untuk berpindah ke bagian depan kapal.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved