Breaking News:

Berita Semarang

DPRD Kota Semarang Minta Pemkot Antisipasi Makanan Kedaluwarsa Jelang Lebaran

DPRD Semarang meminta Pemkot Semarang antisipasi adanya bingkisan makanan kedaluwarsa jelang Lebaran.

Tribun Jateng/Saiful Mas'sum
Ilustrasi. Petugas BBPOM Kota Semarang musnahkan puluhan ribu produk yang mengandung obat berbahaya, tidak berijin, rusak atau kadaluarsa, Selasa (29/10/2019) di halaman kantor lama Jalan Raya Madukoro, Tawangmas, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta Pemerintah Kota Semarang mengantisipasi adanya bingkisan makanan kedaluwarsa jelang Lebaran.

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Susilo mengatakan, perlu ada upaya pemantauan atau pengecekan terhadap bingkisan makanan lebaran baik di pasar tradisional maupun modern. Jika ditemukan makanan kedaluwarsa, dia menyarankan segera diambil dari peredaran sebelum masyarakat mulai belanja bingkisan makanan untuk Lebaran.

"Sebelum musim bingkisan, dicek dulu biar semua aman. Kalau ada makanan expired segera diambil," pinta Joko, Selasa (27/4/2021).

Selain bingkisan makanan, Joko menambahkan, peredaran daging di pasar juga perlu diperhatikan guna mengantisipasi adanya daging glonggongan. Dia meminta satgas pangan untuk memantau pos-pos daging jelang Lebaran. Di sisi lain, pemantauan harga bahan pokok juga perlu dilakukan secara rutin menjelang Lebaran agar pedagang tidak menaikkan harga sendiri.

"Kami sudah rapat dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan. Kami minta antisipasi lonjakan harga, stok pangan, dan bingkisan-bingkisan harus dipastikan aman," ucapnya.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Juan Rama menilai, dari segi kuantitas jumlah stok bahan pokok jelang lebaran aman. Hal yang perlu diperhatikan memang mengenai peredaran makanan kedaluwarsa agar jangan sampai terjadi di Semarang.

"H-7 akan diintensifkan patroli oleh Dinas Perdagangan dan stakeholder lain. Termasuk, BPOM juga harus turun," ucapnya.

Dia juga mengimbau masyarakat lebih teliti dalam berbelanja bingkisan makanan lebaran. Jika menjumpai toko yang menjual bingkisan makanan kedaluwarsa, dia meminta masyarakat segera melaporkan kepada dewan maupun Pemerintah Kota Semarang agar segera ditindaklanjuti.

"Masyarakat harus lebih teliti, jangan terlalu terburu-buru, apalagi tergiur harga murah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, tim satgas pangan tenru akan turun bersama-sama untuk melakukan pemantauan jelang lebaran.

Menurutnya, masing-masing dinas memiliki tupoksi yang berbeda. Semisal, Dinas Perdagangan lebih fokus mengenai pemantauan harga. Sedangkan dinas ataupun stakeholder lain juga memiliki fokus masing-masing antara lain berkaitan dengan stok bahan pangan, makanan kedaluwarsa, suplai daging, dan sebagainya.

"Nanti ada BPOM, Dispertan, Ketahanan Pangan. Kepolisian juga dilibatkan dalam satgas pangan," terangnya. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved