Breaking News:

Hama Tikus Pemalang Hancurkan 250 Hektar Sawah

Ratusan areal sawah di wilayah Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, terancam gagal panen.

Penulis: budi susanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Areal persawahan di Kecamatan Randudongkal, Pemalang beberapa waktu lalu. 

Penulis : Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Ratusan areal sawah di wilayah Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, terancam gagal panen.

Hal itu lantaran serbuan hama tikus yang merusak tanaman padi. Hama tikus acap kali menyerang tanaman pada malam hari. 

Sejumlah petani pun mengkhawatirkan serangan hama tersebut, lantaran takut gagal panen karena sebentar lagi memasuki panen raya. 

Dipaparkan Salim, petani asal Kecamatan Randudongkal, serangan hama tikus sudah terjadi beberapa bulan terakhir. 

"Sampai sekarang masih merusak tanaman padi kami, bahkan milik saya mengalami kerusakan mencapai 250 meter persegi," jelasnya, Rabu (28/4/2021).

Ia menuturkan, luasan tananam padi yang dirusak tikus bisa menghasilkan beras dengan nilai Rp 2 juta. 

"Ya kerugian bisa Rp 2 juta, karena sawah seluas 250 meter persegi rusak diserang tikus," paparnya. 

Dilanjutkannya, sampai sekarang belum ada solusi untuk membasmi hama tikus yang menyerang areal persawahan. 

"Paling hanya menambah debit air, dan melakukan pengasapan agar tikus mati. Meski demikian tikus masih datang setiap malam," ucapnya. 

Adapun luasan lahan persawahan di Kabupaten Pemalang mencapai 362 kilometer persegi. 

Sementara luasan persawahan irigasi di Kecamatan Randudongkal mencapai 3 ribu hektar. 

Selain di Kecamatan Randudongkal, beberapa petani di Kecamatan Bantarbolang juga merasakan hal serupa. 

Seperti yang dialami Suyanto, pentani asal Kecamatan Bantarbolang, ia juga mengeluhkan serangan hama tikus. 

"Padahal panen Juni mendatang, tapi hama tikus datang. Ya pastinya kami takut merugi saat panen, sekarang saja sudah 500 meter persegi rusak karena diserang tikus," tambahnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved