Breaking News:

Penanganan Corona

Kasus Corona di Kudus Naik Sampai 66 Persen, Bupati Hartopo Evaluasi PTM dan Pemudik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan mengevaluasi ulang pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul kenaikan kasus Covid

TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Bupati Kudus, HM Hartopo usai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Command Centre, Rabu (28/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan mengevaluasi ulang pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul kenaikan kasus Covid.

Hal itu disampaikan Bupati Kudus, HM Hartopo usai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Command Centre, Rabu (28/4/2021).

"Nanti kami akan mengevaluasi PTM, karena sekarang kasusnya corona naik lagi," ‎ujar Hartopo.

Pihaknya akan menghentikan PTM jika ada salah satu guru atau siswa yang terkonfirmasi positif.

"Kalau ada yang positif tentu langsung kami tutup," ujar dia.

Dia menyebutkan, jumlah kasus corona di Kabupaten Kudus mengalami peningkatan 66 persen.

"Yang dulunya 60 orang sekarang sampai ‎100 orang, trennya naik," ujarnya

Hartopo menilai kenaikan kasus corona karena  kesadaran masyarakat berkurang. Sehingga pihaknya akan menggiatkan lagi protokol kesehatan sampai ke tingkat desa.

Apalagi saat ini momentumnya menjelang Lebaran sehingga banyak pemudik yang kembali ke kampung halamannya.

"Semua Kepala Puskesmas nantinya harus ikut mengantisipasi lonjakan pemudik untuk melakukan skrining di tingkat RT dan RW," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Harjuno Widodo menjelaskan, PTM hanya dilakukan untuk sekolah yang masuk dalam zona kuning dan hijau.

"Zona oranye nggak boleh melaksanakan PTM," jelas dia.

Terkait ada informasi PTM di SMP 1 dan 3 Kudus mulai hari Rabu (28/4/2021) ini, pihaknya memastikan tidak ada kegiatan tersebut.

Pasalnya belum ada surat rekomendasi untuk melaksanakan PTM dari Satgas Covid-19 mengingat kenaikan kasus corona.

"Kami masih menunggu surat rekomendasi dari Satgas Covid," ujarnya. (raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved