Breaking News:

Berita Kudus

Kerjasama Multi Instansi Mampu Atasi Stunting‎

Kerjasama multi instansi dinilai dapat untuk menangani kasus gizi buruk (stunting) di Kabupaten Kudus.

Ist./Diskominfo Kudus
Bupati Kudus, HM Hartopo menandatangani komitmen bersama untuk mengentaskan kasus stunting, di Pendopo Bupati Kudus, Rabu (28/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kerjasama multi instansi dinilai dapat untuk menangani kasus gizi buruk (stunting) di Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus HM Hartopo menandatangani komitmen bersama untuk mengentaskan kasus stunting, di Pendopo Bupati Kudus, Rabu (28/4/2021).
Bupati Kudus HM Hartopo menandatangani komitmen bersama untuk mengentaskan kasus stunting, di Pendopo Bupati Kudus, Rabu (28/4/2021). (Ist/Diskominfo Kudus)

Salah satunya melalui rembuk stunting yang diikuti oleh berbagai kalangan tersebut, diharapkan output komitmen untuk menurunkan angka stunting. 

Bupati Kudus, HM Hartopo meminta agar dalam forum turut mencari penyebab dari tingginya angka stunting. 

Forum tersebut diharapkan dapat menjawab apakah stunting disebabkan kurangnya sosialisasi di pedesaan atau kemiskinan. 

Setelah itu, upaya yang tepat dapat disusun untuk efektifitas penurunan angka stunting di Kudus.

"Dari forum ini, semoga dapat terjawab apakah stunting disebabkan kurangnya edukasi di wilayah pelosok atau karena kemiskinan. Semoga bisa mengorganisir apa yang kita inginkan," ungkapnya, di Pendopo Bupati Kudus, Rabu (28/4/2021).

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan berita acara dan penandatanganan komitmen bersama penurunan stunting menuju Kudus yang lebih sehat dan sejahtera demi terwujudnya generasi emas 2045. 

Kepala Bappeda Kabupaten Kudus Sudjatmiko mengungkapkan terdapat 400 peserta yang terdiri dari kepala dinas, camat, hingga kepala desa, lurah, ormas, dan TP PKK desa. 

"Sebanyak 128 peserta atau sebagian peserta mengikuti acara secara virtual," ujar dia.

Pihaknya menyampaikan stunting merupakan salah satu isu nasional yang terdapat dalam RPJMD Kudus 2018-2023.  

"Stunting merupakan isu penting yang dibahas di RPJMD 2018-2023," paparnya. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved