Breaking News:

Berita Blora

Kisah Sedih Seorang Petani yang Meninggal di Desa Kutukan di Blora, Istri Teriak Minta Tolong

"Waktu istrinya teriak minta tolong, kemudian datang orang yang ada di sekitar datang untuk membantu," ujar Wismo

TribunJateng.com/Rifqi Gozali
sejumlah anggota Polsek Randiblatung tengah mengecek lokasi kejadian petani yang meninggal tersengat aliran listrik 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Seorang petani di Dukuh Peting, Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Blora meninggal dunia di sawahnya.

Penyebab meninggalnya petani bernama Nurqosim (48)itu karena tersengat aliran listrik jebakan tikus.

Kapolsek Randublatung, AKP Wismo, mengatakan, meninggalnya Nurqosim terjadi pada Selasa (27/4/2021).

Saat itu, korban bersama sang istri berangkat ke sawah untuk memperbaiki listrik jebakan tikus.

Namun, tidak berselang lama istri korban teriak meminta tolong.

"Waktu istrinya teriak minta tolong, kemudian datang orang yang ada di sekitar datang untuk membantu," ujar Wismo, Rabu (28/4/2021).

Saat itu, kondisi korban sudah lemas.

Akhirnya korban yang sudah tidak berdaya itu dilarikan ke Puskesmas Kutukan.

Rupanya upaya memberi pertolongan untuk korban tidak berhasil. Nurqosim dinyatakan telah meninggal dunia saat sampai di Puskesmas.

Dari olah tempat kejadian yang pihaknya lakukan, memang ditemukan aliran listrik di sawah korban.

Diduga aliran tersebut mengenai tangan korban.

"Akibatnya korban mengalami luka bakar do bagian kaki," kata dia. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved