Breaking News:

Berita Slawi

Lakukan MoU dengan Polres Tegal, Kalapas Kelas llB Slawi: Kita Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Lembaga Pemasyarakatan Kelas llB Slawi melakukan perjanjian kerjasama (MoU) dengan Polres Tegal.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang, bersama Kalapas Kelas IIB Slawi Mardi Santoso, saat melakukan sesi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlokasi di aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas llB Slawi Kabupaten Tegal, Rabu (28/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sebagai bentuk sinergritas antar aparat penegak hukum, hari ini Rabu (28/4/2021) Lembaga Pemasyarakatan Kelas llB Slawi melakukan perjanjian kerja sama (MoU) dengan Polres Tegal.

Adapun bentuk kerja sama diisini yaitu dalam hal penyelenggaraan tugas fungsi

Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang, bersama Kalapas Kelas IIB Slawi Mardi Santoso, saat melakukan sesi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlokasi di aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas llB Slawi Kabupaten Tegal, Rabu (28/4/2021).
Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang, bersama Kalapas Kelas IIB Slawi Mardi Santoso, saat melakukan sesi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlokasi di aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas llB Slawi Kabupaten Tegal, Rabu (28/4/2021). (Tribun Jateng/Desta Leila Kartika)

pemasyarakatan, pengamanan, dan pengawalan di lapas kelas llB Slawi.

Hadir secara langsung untuk menandatangani surat perjanjian kerja sama, Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang beserta jajarannya, dan Kalapas Kelas IIB Slawi, Mardi Santoso.

"Seperti yang kita ketahui Negara sedang dalam kondisi darurat narkoba, sehingga untuk bisa mengatasi masalah ini salah satu langkah yang diperlukan yaitu sinergritas dengan semua pihak khususnya Polres Tegal," ujar Mardi, pada Tribunjateng.com. 

Selain terkait masalah narkoba, menurut Mardi adanya kerja sama ini juga untuk membantu pengamanan di lapas karena jumlah personil yang sangat terbatas. 

Dijelaskan sampai saat ini jumlah personil yang bertugas di lapas kelas llB Slawi ada 65 orang sudah termasuk Kalapas. 

Sehingga dari 4 regu masing-masing ada 6 petugas yang mengawal padahal idealnya berjumlah 12 orang. 

Dengan kata lain tiap regu kekurangan 6 petugas, jika dijumlah maka membutuhkan sekitar 24 personil lagi. 

"Sekarang jumlah penghuni di lapas kelas llB Slawi ada 334 orang, sedangkan idealnya jumlah petugas di lapas itu ada 100 orang dan kami baru ada 65 petugas. Sehingga adanya kerja sama dengan Polres Tegal ini diharapkan bisa membantu kinerja kami," jelasnya. 

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved