Breaking News:

Berita Batang

Lestarikan Alam, Pakubara dan Lapas Batang Tanam Bibit Buah

Pakubara bersama Kalapas Kelas IIB Batang Rindra Wardhana melakukan gerakan penanaman bibit buah.

Istimewa
Perkumpulan Komunitas Batang Raya (Pakubara) bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Batang Rindra Wardhana melakukan gerakan penanaman bibit buah - buahan di Desa Brayo, Selasa (27/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Untuk menjaga kelestarian alam dan kelangsungan lingkungan, Perkumpulan Komunitas Batang Raya (Pakubara) bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Batang Rindra Wardhana melakukan gerakan penanaman bibit buah - buahan.

Adapun secara seremonial gerakan Batang penanaman ada 3 loka

Perkumpulan Komunitas Batang Raya (Pakubara) bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Batang Rindra Wardhana melakukan gerakan penanaman bibit buah - buahan di Desa Brayo, Selasa (27/4/2021)
Perkumpulan Komunitas Batang Raya (Pakubara) bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Batang Rindra Wardhana melakukan gerakan penanaman bibit buah - buahan di Desa Brayo, Selasa (27/4/2021) (Istimewa)

si yakni tanam secara mandiri oleh relawan Pakubara dan di lokasi utama Desa Genting dan Desa Brayo

Ketua Perpustakaan Desa (Perpusdes) Mercusuar sekaligus Marketing Pakubara, Tatik Setianingsih mengatakan ide awalnya tercetus dari teman-teman anggota Pakubara yang memiliki program Pendidikan, Ekonomi, Konservasi, Seni dan Budaya (Peka Sedaya).

“Salah satu programnya adalah konservasi alam, yang direalisasikan dengan kegiatan Batang Menanam oleh relawan Pakubara bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Kepala Lapas Batang,” tuturnya, Selasa (27/4/2021). 

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Batang, Rindra Wardana mengatakan semangat penghijauan dan pelestarian lingkungan di Lapas Batang telah lama dilakukan. Sehingga telah memperoleh julukan Lapas Seribu Pohon. 

"Kegiatan yang dilakukan bersama kawan-kawan Pakubara, merupakan bentuk keberlanjutan untuk menjaga alam tetap lestari, sehingga kami mendukung gerakan itu," ujarnya.

Penanaman bibit ini untuk menunjang konservasi alam, maka keluarga besar Lapas Batang bersama rekan-rekan Pakubara melakukan penanaman bibit tanaman. 

Ia berharap, agar bibit tanaman tersebut semakin tumbuh subur dan manfaatnya dirasakan masyarakat sekitar

“Kami memiliki bibit tanaman buah-buahan seperti nangka, durian dan kelengkeng, bibitnya berasal dari biji yang dikumpulkan setelah buahnya dikonsumsi petugas maupun WBP,” pungkasnya.(*)

Penulis: dina indriani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved