Breaking News:

Pemkab Sragen Larang Warga Mudik Kecuali Alasan Bekerja dan Belanja

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melarang aktivitas mudik antar Soloraya ke Sragen.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika berkunjung ke desa-desa. 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melarang aktivitas mudik antar Soloraya ke Sragen.

Namun dia memperbolehkan pergerakan untuk bekerja atau alasan temporary.

"Nggak ada mudik lokal Soloraya ke Sragen, wilayah aglomerasi Itu untuk orang yang bekerja supaya tidak kesulitan kalo misal orang Sragen kerja di Solo," kata Yuni ketika ditemui wartawan.

Yuni melanjutkan hak itu berbanding lurus dengan ASN yang tidak boleh cuti.

Sehingga perlu adanya wilayah aglomerasi agar mempermudah berkerja di tujuh wilayah Soloraya.

"Makanya yang diperbolehkan (pergerakan) untuk dinas untuk bekerja baik swasta maupun negeri. Atau temporary misalnya masyarakat Sragen belanja di solo, atau orang sakit," lanjut dia.

Dia mengatakan secara teori memang mudah namun pada memang prakteknya akan sulit, sehingga dalam hal ini bekerjasama dengan Polres Sragen melakukan penyekatan.

Sementara untuk kendaraan diluar Soloraya juga tidak diperbolehkan melintas. Namun dirinya mentolerir warga Sragen yang membeli kendaraan dari luar Soloraya.

"Kendaraan luar daerah tapi punya Sragen ya nggak papa, KTP bisa dilihatkan. Penyekatan itu serapat-rapatnya pasti akan ada yang lolos karena pemeriksaan juga random," lanjut Yuni.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved