Breaking News:

Presiden Korsel Siap Lanjutkan Dialog Perdamaian dengan Korut

Moon merasa waktunya sudah dekat bagi kedua Korea untuk menekankan pentingnya kesepakatan KTT bersejarah mereka 3 tahun sebelumnya pada 2018.

Editor: Vito
afp/getty
Pemimpin Korut Kim Jong Un Terkesima Penampilan K-Pop dari Korsel yang menggelar konser di Pyongyang, Korut, Minggu (1/4). 

TRIBUNJATENG.COM, SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae In, menyatakan, pihaknya siap untuk melanjutkan dialog dengan Korea Utara (Korut).

Moon merasa waktunya sudah dekat bagi kedua Korea untuk menekankan pentingnya kesepakatan KTT bersejarah mereka 3 tahun sebelumnya pada 2018.

Berbicara pada peringatan 3 tahun penandatanganan Deklarasi Panmunjom pada Inter-Korean Summit 2018 dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Presiden Moon berharap kedua Korea bisa mencapai kemakmuran bersama dan membangun perdamaian abadi.

"Waktunya semakin dekat, kita harus mengakhiri musyawarah panjang dan memulai kembali dialog," katanya, dalam rapat kabinet, pada Selasa (27/4), seperti dikutip Yonhap.

Deklarasi Panmunjom dinilai sebagai tonggak perdamaian kedua Korea yang tidak dapat dirusak oleh siapa pun. Moon menegaskan, jalan perdamaian yang dibangun tidak dapat dibatalkan dalam keadaan apa pun.

"Perdamaian, untuk saat ini, belum lengkap. Kita harus bergerak menuju perdamaian permanen yang tidak dapat diubah berdasarkan Deklarasi Panmunjom," lanjut sang presiden.

Moon mengungkapkan, pembicaraan tatap muka dengan Presiden AS, Joe Biden, yang dijadwalkan akan digelar di Washington pada akhir Mei, diharapkan bisa mengoordinasikan secara dekat kebijakan terkait dengan Korut.

Pemerintahannya berencana menemukan cara memajukan proses perdamaian Korea atas dasar kerja sama yang kuat dengan pemerintahan Biden.

Dialog antar-Korea dan pembicaraan denuklirisasi Washington-Pyongyang telah terhenti selama lebih dari 2 tahun. Kebuntuan itu membuat kondisi Semenanjung Korea memanas kembali dalam 2 tahun belakangan.

"Saya berharap pintu akan terbuka untuk memulihkan dialog dan kerja sama antara kedua Korea dan antara Korea Utara dan AS," ungkap Moon.(Kontan.co.id)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved