Breaking News:

Larangan Mudik

Saat Larangan Mudik 6 Hingga 17 Mei Hanya Kereta Ini yang Akan Beroperasi

Selama larangan mudik, PT Kereta Api Indonesia (KAI)  Daop 4 Semarang hanya mengoperasikan KA Kedungsepur relasi Stasiun Semarang Poncol.

TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Suasana ruang tunggu kedatangan kereta api di Stasiun Semarang Poncol, Rabu (6/2/2019). 

Penulis Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Selama larangan mudik, PT Kereta Api Indonesia (KAI)  Daop 4 Semarang hanya mengoperasikan KA Kedungsepur relasi Stasiun Semarang Poncol-Stasiun Ngrombo Purwodadi.

Manager humas PT KAI, Krisbiyantoro memastikan Daop 4 tidak menjual tiket kereta api untuk perjalanan jarak jauh dan jarak dekat selama masa pelarangan mudik lebaran 2021.

Baca juga: Sudah Ada 1.049 Pemudik Datang di Kabupaten Pekalongan, Ini Daftar Tiap Kecamatan

Baca juga: ASN Nekat Mudik, Bupati Batang Wihaji Akan Berikan Sanksi 

"Sebelum ada larangan mudik kami tidak menjual tiket pada waktu tanggal tersebut. KAI telah memprediksi bahwa akan ada peniadaan mudik," tuturnya Selasa (27/4/2021).

Menurutnya,  Daop 4 tidak akan mengoperasikan kereta api selama tanggal 6-17 Mei.

Namun selama masa larangan mudik hanya KA Kedungsepur relasi Stasiun Semarang Poncol-Stasiun Ngrombo Purwodadi. 

"Wilayah Kota Semarang dan Purwodadi termasuk dalam pengecualian dalam aturan larangan mudik," ujarnya.

Kris mengatakan  memasuki masa pra pelarangan mudik jumlah penumpang kereta api belum menunjukan peningkatan signifikan.

Baca juga: Larangan Mudik dan Nasib Awak Transportasi Angkutan Darat di Jateng

Baca juga: Pemkab Banyumas Akan Optimalkan Penggunaan CCTV untuk Pantau Pemudik yang Nekat ke Purwokerto

Pada  Senin (26/4) okupansi kereta api sekitar 31 persen, Selasa (27/4) okupansi kereta api berkisar 11 persen, tanggal Rabu (28/4) okupansi kereta api 6 persen. 

Selanjutnya memasuki (4/5)  okupansi kereta api 5 persen serta tanggal (5/5) okupansinya 6 persen. 

"Data di kami untuk wilayah Daop 4 yang mencakup 19 stasiun dari Tegal sampai Cepu, penumpangnya tidak lebih 200 orang sehari. Kemudian di stasiun kecil hanya ada puluhan penumpang kereta," tandasnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved