Breaking News:

Unisbank

Unisbank Semarang Wisuda 365 Mahasiswa, Wirausahawan Muda Dapat Penghargaan

Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang mewisuda 365 mahasiswa dalam upacara wisuda ke 85 di Aula lantai 9

Tribun Jateng/ Zaenal Arifin
Prosesi wisuda mahasiswa Unisbank Semarang di Aula Lantai 9 Kampus Unisbank, Mugas, Kota Semarang, Selasa (27/4/2021). 

Penulis: Zaenal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang mewisuda 365 mahasiswa dalam upacara wisuda ke 85 di Aula lantai 9 Kampus Unisbank, Mugas, Semarang, Selasa (27/4/2021).

Rektor Unisbank, Safik Faozi, memberikan penghargaan kepada wirausahawan muda dalam upacara wisuda yang digelar secara daring dan luring dengan protokol kesehatan ketat itu.

Safik mengatakan, peluang usaha akan selalu ada dalam kondisi sesulit apapun. Untuk memacu jiwa kewirausahaan mahasiswa, Unisbank memberikan praktek bisnis selama 5 semester.

"Kampus kami berbasis IT dan wirausaha. Maka, selama 5 semester kami tanamkan jiwa wirausaha, praktek kewirausahaan dan outputnya dapat menghasilkan wirausahawan muda," kata Safik.

Wirausahawan muda yang menerima penghargaan dalam upacara wisuda ke 85 itu yakni Agape Atmasanti Murwinto yang dapat menghasilkan Rp 10 juta perbulan dari usaha kuliner yang ditekuninya.

Agape mengungkapkan, memulai usaha kulinernya sejak 2017. Namun mulai menunjukan perkembangan pesat ketika berkuliah di Unisbank.

"Oleh kampus diarahkan ikut ini ikut itu, hingga dapat bantuan modal Rp 12 juta dari kementerian koperasi. Belum yang acara pelatihan dan seminar," katanya.

Dalam menjalankan usahanya, Agape memproduksi jika mendapatkan pemesanan sebelumnya untuk menghindari produk terbuang. Adapun pemasarannya melalui online atau sosial media.

"Kulinernya ya seperti pukis, cake. Kami juga menerima reseller untuk ikut menjualkan produk kami," ucapnya.

Selama pandemi Covid-19, tak banyak kendala dialaminya. Ia mampu mengatasi penurunan penjualan dengan mengarahkan pemasaran ke yang segmen potensial. Jika sebelumnya pemasaran menyasar sekolah dan kampus, kini ia mencoba mendekati komunitas kemasyarakatan.

"Ya pandemi orderan turun 50 persen karena sekolah dan kampus libur. Lalu kami arahkan pemasaran ke masyarakat umum," jelasnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved