Breaking News:

Berita Banjarnegara

2,5 Bulan Bisa Panen, Petani Pucang Banjarnegara Nikmati Panen Raya

Polres Banjarnegara melalui kemitraan Sarsipol RSI Banjarnegara dan para petani di Desa Pucang Kecamatan Bawang melakukan panen bersama padi

Istimewa
Panen raya Polres dan petani di Desa Pucang Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Rabu (28/4/2021)  

Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA-Polres Banjarnegara melalui kemitraan Sarsipol RSI Banjarnegara dan para petani di Desa Pucang Kecamatan Bawang melakukan panen bersama padi di lahan pertanian Blater, Pucang, Rabu (28/4/2021).

Plt Camat Bawang, Susianto mengatakan, dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan di Kabupaten Banjarnegara, perlu diversifikasi pertanian, sehingga hasil pertanian  meningkat. Dalam satu lahan misalnya, bisa ditanami dua atau tiga komoditas yang menguntungkan. 

"Hasil yang diharapkan tentunya dapat meningkatkan produksi, untuk kesejahteraan petani," kata Susianto.

Pemerintah Banjarnegara mendukung pembangunan pertanian melalui penyediaan infrastruktur pertanian semisal jalan usaha tani, irigasi, subsidi pupuk, dan pendampingan petani dalam pengolahan serta distribusi komoditasnya.

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto mengatakan, kegiatan panen raya ini digagas oleh Polres, Sarsipol bersama petani Banjarnegara.

Ia mengatakan, pihaknya berusaha mendukung upaya Pemerintah Daerah  agar bisa mewujudkan ketahanan pangan pada masa pandemi Covid-19 sebagai antisipasi kelangkaan dan krisis pangan. 

"Kami bersama anggota Sarsipol sering membicarakan bagaimana meningkatkan ketahanan pangan, ekonomi dimasa pandemi," katanya

Ia menjelaskan, jenis padi yang dipanen yakni inpari 33 dan dipupuk dengan pupuk cair Papiyu dari Surabaya. Usia padi dari tanam sampai panen hanya membutuhkan waktu sekitar 2,5 bulan atau 75 hari. 

"Dengan pupuk Papiyu ini bisa menghasilkan panen yang lebih banyak dibandingkan dengan pupuk biasa dan waktu proses tanamnya juga lebih cepat," tuturnya. 

Menurutnya, pandemi covid-19 ini merupakan cobaan, namun jika bisa mengambil hikmah dari cobaan tersebut akan membuat jadi lebih maju lagi. 
Kapolres berharap, peningkatan ketahanan pangan terus berlanjut dan berkesinambungan sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat meningkat. 

Data dari Dinas Pertaniaan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara, neraca ketersediaan pangan untuk bulan April per tanggal 20 April 2021, yakni, untuk ketersediaan beras 9,314, ton, jagung 397 ton, dan kedelai 14 ton. Sementara itu,  ketersediaan 9 bahan pokok menjelang lebaran di Banjarnegara terbilang cukup. 

Petani dari Pucang, Ahmad, mengaku bersyukur dengan pembangunan jalan usaha tani di wilayahnya.

"Dengan adanya jalan usaha tani yang mulus, kami lebih leluasa mengirimkan hasil pertanian, hasil ternak seperti telur ayam, ikan dan lainnya," ujar Ahmad. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved