Breaking News:

DPRD Kabupaten Demak

Inilah Rekomendasi Strategis DPRD Kabupaten Demak terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2020

Berdasarkan hasil olah data LKPJ 2020 DPRD kabupaten Demak, dari 24 indikator kinerja tujuan dilaporkan terdapat 8 indikator mencapai

Istimewa
DPRD Kabupaten Demak menggelar sidang I tahun 2021 dengan agenda penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Demak Tahun 2020, Rabu, (30/3/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM -- Berdasarkan hasil olah data LKPJ 2020 DPRD kabupaten Demak, dari 24 indikator kinerja tujuan dilaporkan terdapat 8 indikator mencapai/melampaui target dan sisanya tidak tercapai 2 indikator serta tidak dilaporkan capaiannya (data Na) sebanyak 14 indikator.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan ketercapaian memenuhi/melampaui target indikator kinerja.

Misi daerah dari indikator tujuan dalam RPJMD, maka, untuk tahun akhir implementasi RPJMD yaitu LKPJ tahun 2020, bahwa:

Pemerintahan daerah Kabupaten Demak pada tahun 2020 Berhasil mencapai/melampaui target indikator kinerja sasaran misi pertama, delapan, dan misi ke sembilan dengan prestasi yang membanggakan (100% target indikator sasaran tercapai).

Misi yang lainnya belum dapat dikukur oleh karena ada beberapa data capaian 2020 yang tidak dilaporkan capaiannya dalam LKPj 2020 (data N.a)

Dari total 69 indikator pengukuran kinerja sasaran dalam dokumen RPJMD, belum seluruhnya telah dilaporkan capaian kinerjanya dalam dokumen LKPJ 2020.

Terdapat 21 indikator sasaran yang tidak dilaporkan kinerjanya, 37 indikator tercapai/terlampaui targetnya (tingkat ketercapaian 54%) dan sebanyak 11 indikator tidak mencapai target

Maka DPRD Kabupaten Demak akan merekomendasikan :

Bupati Demak agar memerintahkan kepada Bappeda Litbang, untuk melakukan evaluasi bersama dengan Perangkat Daerah yang bertanggungjawab terhadap pemenuhan target indikator sasaran pembangunan yang tahun 2020 gagal mencapai target RPJMD.

Harus dapat diidentifikasi apa masalah dan hambatan serta penyebabnya tahun anggaran 2020 sebagai tahun awal kerja untuk RPJMD Baru, beberapa indikator gagal mencapai targetnya, sehingga kinerjanya di tahun anggaran 2020 berdasarkan capaian indikator tujuan maupun sasaran Misi tidak berhasil dengan prestasi yang membanggakan.

Selanjutnya hasil dari evaluasi yang dilakukan oleh BAPPEDA Bersama OPD tersebut dilaporkan kepada DPRD kemudian akan dibahas Bersama komisi yang membidanginya masing masing.

RKPD Kabupaten Demak tahun 2021 merupakan tahun akhir pelaksanaan RPJMD Tahun 2016-2021 sekaligus tahun transisi dengan RPJMD yang baru 2021-2026.

Maka DPRD Kabupaten Demak merekomendasikan hendaknya Perencanaan pembangunan Daerah tahun perubahan 2021 tidak terlepas dari hasil-hasil pembangunan tahun-tahun sebelumnya.

Keadaan darurat Kesehatan dengan wabah virus corona (covid-19) hendaknya masih menjadi landasaan dalam penyusunan program dan kegiatan urusan Kesehatan, sosial, ekonomi dan ketertiban masyarakat sampai terciptanya herd immunity

Dengan demikian arah kebijakan APBD Perubahan 2021 dapat menjadi salah satu solusi taktis atas dampak dari covid-19 ini, sehingga ekonomi dapat segera pulih, pelayanan umum menjadi normal Kembali dan keamanan serta ketertiban masyarakat terjamin. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved