Breaking News:

Berita Blora

Kejaksaan Negeri Blora Sita Rp 1,5 Miliar Uang Hasil Dugaan Pungli dan Korupsi Kunker

Kejaksaan negeri (Kejari) Blora  menyita uang sekitar Rp 1,5 miliar dari hasil kejahatan kerah putih. Uang sebanyak itu diduga dari pungli.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
istimewa
Kejaksaan Negeri Blora 

Sehingga, pihaknya pun tidak bisa mengakuinya sebagai pendapatan.

“Kami tahu asal-usulnya, sehingga tidak bisa mengakui."

"Ketika itu menjadi barang bukti, itu hanya soal mekanisme bagaimana cara mengeluarkannya,” katanya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Blora, Muhammad Adung, mengatakan, pihaknya pada Rabu 28 April 2021 telah melakukan penyitaan untuk keperluan penyidikan uang sebesar Rp 865 juta dari kas daerah.

Baca juga: Bandara Ahmad Yani Semarang Layani Tes GeNose, Penumpang: Biaya Murah Nggak Ribet

Baca juga: Spesialis Pembobol Kotak Amal Masjid di Sragen Ditangkap Warga, Sudah 15 Kali Beraksi  

Baca juga: Kades Jati Sebut 12 Warga Yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Sudah Membaik

Penyitaan tersebut dipimpin oleh Kasi Pidsus Kejari Blora, Rendy.

“Diduga berkaitan dengan kasus pungutan liar pada penempatan kios Pasar Cepu, di mana posisi uang tersebut telah disetor titipkan."

"Sekarang berada di rekening titipan Kejari Blora di BRI Cabang Blora."

"Penyitaan ini disaksikan oleh Kepala BPPKAD Blora,” kata Adung.

Sementara saat dikonfirmasi perihal dugaan kasus korupsi kunjungan kerja DPRD, Adung tidak memberi jawaban.

“Kami rilis (dugaan pungli) yang (Pasar) Cepu dulu,” kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved