Breaking News:

Kejari Blora Tunggu Petunjuk Kejati Jateng Soal Dugaan Korupsi Kunker DPRD

Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora tidak bisa leluasa dalam menangani kasus korupsi kunjungan kerja DPRD Blora.

Ilustrasi 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora tidak bisa leluasa dalam menangani kasus korupsi kunjungan kerja DPRD Blora. Sebab, salam praktiknya Kejari masih menunggu petunjuk dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Menurut Kasi Intel Kejari Blora, Muhammad Adung, dalam kasus dugaan korupsi kunjungan kerja DPRD Blora terduganya adalah mantan ketua partai. Karena hal itu, maka pihaknya menunggu petunjuk dalam langkah penyelesaian kasus tersebut.

“Kami sudah ekspos ke Kejati, karena yang bersangkutan kan dulu ketua partai, makanya kita menunggu petunjuk. Katanya ada aturan penanganan ketua partai di suatu daerah ataupun bupati itu kana da aturan khusus di administrasi negara sama di kami,” ujar Adung, Kamis (29/4/2021).

Dalam kasus ini, Kejari Blora juga belum menentukan siapa tersangka dalam kasus dugaan korupsi kunjungan kerja. “Belum ada tersangka, yang jelas uang sudah dikembalikan,” kata Adung.

Dalam kasus ini sebelumnya Kejari Blora juga menyita uang dari kas daerah. Berdasarkan keterangan dari Plt Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora, Slamet Pamuji, uang yang disita dari kas daerah yakni sebesar Rp 625 juta.

Kata Mumuk, sapaan akrab Slamet Pamuji, dalam kasus ini terduga telah mengembalikan uang yang diduga dari hasil korupsi kunjungan kerja ke kas daerah. Sehingga kejaksaan meminta uang tersebut untuk menjadi barang bukti dalam upaya pembuktian kasus.

Karena sudah terlanjur masuk ke dalam kas daerah, lanjut Mumuk, pihaknya pun tidak lantas mengangganya sebagai pendapatan daerah.

“Ketika (uang) itu menjadi barang bukti, itu hanya soal mekanisme bagaimana cara mengeluarkannya,” katanya.

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved