Breaking News:

Berita Kudus

Tarawih di Masjid Roudlotul Jannah Dawe, Bupati HM Hartopo Minta Warga Jangan Kendor Patuhi Prokes

Bupati Kudus sebut tarawih keliling ajang menjalin kedekatan sekaligus menampung aspirasi masyarakat.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Muhammad Yunan Setiawan
Bupati Kudus HM Hartopo tarawih di Masjid Roudlotul Jannah Desa Lau Kec. Dawe pada Rabu, (28/4/2021) malam. 
Bupati Kudus HM Hartopo tarawih diMasjid Roudlotul Jannah Desa Lau Kec. Dawe pada Rabu, (28/4/2021) malam.
Bupati Kudus HM Hartopo tarawih diMasjid Roudlotul Jannah Desa Lau Kec. Dawe pada Rabu, (28/4/2021) malam. (Tribun Jateng/Muhammad Yunan Setiawan)

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Bupati Kudus HM Hartopo menyebut tarawih keliling menjadi ajang dalam menjalin kedekatan sekaligus menampung aspirasi dari masyarakat. Terutama dari jemaah Masjid Roudlotul Jannah Desa Lau Kec. Dawe yang tarawih pada Rabu, (28/4/2021) malam.

"Alhamdulillah, kali ini saya bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat Desa Lau. Semoga silatuurahiim selalu terjalin dengan baik," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Hartopo juga menyerahkan bantuan hibah sarana dan prasarana peribadatan dan pendidikan keagamaan, pentasyarufan penerima manfaat baznas berupa pembangunan masjid. 

Kemudian santunan fakir miskin penerima mustahiq zakat  kepada 234 orang se-Kecamatan Dawe, masing-masing menerima Rp 200 ribu. Juga santunan kepada 386 anak yatim/piatu se-kecamatan Dawe,  masing-masing  mendapatkan Rp 250 ribu.

Hartopo berharap sedikit bantuan kecil dari Pemerintah Kabupaten Kudus dapat memberikan manfaat.

"Meskipun sedikit, kami harap bantuan tersebut dapat bermanfaat," ujarnya.

Hartopo memastikan tidak ada pemangkasan dalam dana bantuan. Pasalnya, bantuan tersebut merupakan program prioritas Pemkab Kudus. Pihaknya justru akan berupaya untuk terus menambah nominal dan penerima tahun depan. 

Hartopo juga mengapresiasi seluruh kepala desa yang telah mendampingi para anak yatim/piatu dalam meraih cita-cita. Pihaknya berjanji akan terus menyemati para anak yatim/piatu untuk semangat dalam mengejar impian bersama para kepala desa.

Dalam kesempatan itu Hartopo juga  menjelaskan bahwa saat ini Kecamatan Dawe termasuk zona aman Covid-19. Namun, pihaknya meminta agar masyarakat di  Kecamatan Dawe tak kendor dan tetap menjalankan protokol kesehatan.Lebih utama   para pelaku usaha agar tetap patuh sehingga tidak menjadikan klaster baru. 

"Walaupun saat ini aman, kita harus tetap waspada. Ingat kasus di India yang berawal dari ketidakspilinan menjalankan protokkl kesehatan. Tetap disiplin, semoga semua warga Dawe selalu sehat," tandasnya. (*)
 

--

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved