Breaking News:

Berita Demak

Wahid Tidak Kapok 6 Kali Huni Penjara, Kini Ditangkap Lagi Kasus Penjambretan di Mranggen

Petugas Satreskrim Polsek Mranggen menangkap Wahid alias Tele (37), terkait dugaan kasus penjambretan.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: sujarwo
Istimewa
Petugas Satreskrim Polsek Mranggen menangkap Wahid alias Tele (37), warga Desa Batursari yang diduga melakukan kasus penjambretan kepada Ida Zuliyati (34), yang tak lain merupakan tetangga pelaku. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Petugas Satreskrim Polsek Mranggen menangkap Wahid alias Tele (37), warga Desa Batursari yang diduga melakukan kasus penjambretan kepada Ida Zuliyati (34), yang tak lain merupakan tetangga pelaku.

"Kami menangkap tersangka tak lama setelah melakukan aksinya," jelas Kapolsek Mranggen Iptu Ahmad Masdar Tohari di dampingi Kanit Reskrim Polsek Mranggen Ipda Adhie saat gelar perkara di Mapolsek Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (29/4/2021).

Tersangka melakukan aksinya pada hari Minggu (25/4/2021), ketika korban hendak pulang ke rumah dari memperbaiki sepeda angin dan membeli ayam potong. Saat hampir sampai rumah korban, tiba - tiba muncul tersangka dari sisi kiri menyalip dengan sepeda motor, kemudian tersangka merebut tas yang ada pada setang kiri sepeda hingga korban terjatuh.

"Setelah terjatuh, korban langsung berteriak minta tolong. Mendengar teriakan orang, suami korban keluar rumah untuk menolong dan mengetahui identitas pelaku. Tidak lama kemudian korban dan suami melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mranggen," ungkap Tohari.

Polisi mengendus keberadaan tersangka setelah seorang petugas melihatnya di Jalan Raya Dukuh Kayon, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka dan mengamankan barang bukti untuk di bawa ke Polsek Mranggen guna penyidikan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Ipda Adhie menambahkan, dari pemeriksaan, Wahib diketahui sudah sering keluar masuk penjara hingga 6 kali karena melakukan berbagai tindak pidana seperti pencurian Demak dan Semarang. 

"Tersangka sebelumnya pernah melakukan tidak kejahatan di berbagai tempat di wilayah Demak dan Semarang sehingga sudah sering keluar masuk penjara," ungkapnya.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita satu buah sepeda motor Yamaha Mio-J, satu buah tas berisi uang Rp. 219.000 dan Handphone merk Samsung J1. ''Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman pidana paling lama sembilan tahun penjara," kata Adhie. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved