Breaking News:

Berita Nasional

KKB Papua Ditetapkan sebagai Gerakan Teroris, IPW Berharap Densus 88 Segera Bergerak

Namun IPW mengingatkan bahwa teroris Papua lebih bengis, lebih terlatih, lebih solid dan lebih canggih persenjataannya ketimbang teroris non Papua.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Dua rumah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang tengah terbakar. Kejadian tersebut dilakukan KKB yang telah berada di lokasi tersebut sejak 8 April 2021, Papua, Selasa (13/4/2021)(Dok Humas Polda Papua) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - KKB Papua telah ditetapkan pemerintah sebagai gerakan teroris.

Indonesia Police Watch (IPW) berharap Densus 88 Antiteror segera bergerak menunjukkan prestasinya.

Ketua Presidium Ind Police Watch, Neta S Pane mengatakan, sebulan setelah penetapan itu Densus 88 bisa turun ke Papua untuk membersihkan aksi teroris Papua yang meresahkan masyarakat.

Baca juga: Gelandang PSIS Semarang, Tegar Infantrie Kini Jadi Prajurit TNI, Korbankan Dua Kali Panggilan Timnas

Baca juga: Eks Sekum FPI Munarman Mengaku Tidak Tahu Acara yang Diikutinya Merupakat Baiat ISIS

Baca juga: Kode Redeem FF Terbaru 30 April 2021, Dapatkan Skin Senjata dari Free Fire

Baca juga: Jenazah Belum Ditemukan, Akta Kematian 53 Kru KRI Nanggala 402 Sudah Keluar

"Minimal melokalisir gerakan kelompok teror tersebut," kata Neta S Pane dalam keterangan pers, Jumat (30/4/2021).

Namun IPW mengingatkan bahwa teroris Papua lebih bengis, lebih terlatih, lebih solid dan lebih canggih persenjataannya ketimbang teroris non Papua.

"Teroris Papua seakan telah menorehkan fenomena baru dalam sejarah terorisme di mana seorang jenderal bisa terbunuh dalam serangan teroris," kata Neta.

Gugurnya Kepala BIN Daerah Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, pada Minggu (25/4/2021) menjadi sejarah pertama adanya seorang perwira tinggi TNI yang tewas dalam konflik di Papua.

Kasus ini juga menunjukkan bahwa teroris Papua sepertinya memiliki penembak jitu yang terlatih dengan senjata mumpuni.

Menurut Neta, ulah bengis Teroris Papua ini terlihat juga dalam seminggu pada Minggu pertama April 2021.

Saat itu teroris Papua sudah menewaskan warga dari berbagai kalangan, mulai guru, siswa hingga tukang ojek di Kabupaten Puncak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved