Breaking News:

Berita Semarang

Mudik Dilarang, Kebutuhan Daging di Semarang Tak Sebanyak Ramadhan dan Lebaran Tahun Lalu

Adanya larangan mudik yang ditetapkan pemerintah diprediksi akan turut berdampak pada kebutuhan pangan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur 

Dia menyampaikan, stok daging sapi maupun daging ayam untuk kebutuhan Lebaran mencukupi.

Pada situasi pandemi Covid-19, kebutuhan daging sapi sebanyak 82.143 ton per bulan.

Saat ini, stok daging sapi tersedia 293.675 ton.

Adapun kebutuhan daging ayam sekitar 1,3 juta kilogram/bulan. Sedangkan ketersediaan mencapai 2 juta kilogram. 

"Jadi, stok sangat mencukupi. Harga juga tidak meningkat tajam," ucapnya.

Hernowo menambahkan, 50 persen kebutuhan daging sapi di Kota Semarang dipasok dari luar kota.

Baca juga: Siswanto Kena Pidana 5 Tahun Curi Kabel Telkom Kabupaten Semarang

Baca juga: Polisi Takkan Biarkan Pemudik Masuk Semarang Lewat Jalur Tikus Ngaliyan

Baca juga: Ivan Ngesrep Mahasiswa Ditemukan Tewas di Tempat Parkir Wisata Semarang: Dari Tubuhnya Keluar Ini

Namun demikian, dia menjamin daging yang beredar di Kota Semarang aman untuk dikonsumsi.

"Daging-daging tidak sehat insyaallah kami kondisikan tidak masuk pasar. Daging luar kota harus masuk ke kami tiap jam 2 malam untuk mendapatkan surat sehat. Baru boleh dipasarkan ke pasar-pasar," jelasnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Asisten II Administrasi Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang untuk menggelar sidak secara bersama-sama dengan stakeholder lain untuk memastikan kebutuhan pangan jelang lebaran. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved