Breaking News:

Pemkab Batang Cek Kelayakan Pangan di Pasar dan Minimarket Jelang Idulfitri

Menjelang hari raya Idulfitri Pemkab Batang menggelar pemeriksaan ke sejumlah pasar tradisional dan minimarket.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Tim Gabungan saat melakukan pemeriksaan kelayakan pangan di minimarket di Kecamatan Batang, Kamis (29/4/2021). 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Menjelang hari raya Idulfitri Tim Gabungan Pengawasan Makanan dan Minuman Kabupaten Batang menggelar pemeriksaan ke sejumlah pasar tradisional dan minimarket.

Pengecekan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang dan dibantu oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi ,dan UKM (Disperindakop UKM), Polres Batang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang, dan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Batang.

Hal itu dilakukan untuk memastikan kelayakan bahan pangan maupun kue-kue khas lebaran.

Pemeriksaan kelayakan pangan akan dilakukan oleh Tim Gabungan Pengawasan Makanan dan Minuman secara berkelanjutan hingga 10 Mei mendatang di 15 kecamatan.

Kasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Batang, Endang Mandarati mengatakan, pemeriksaan ini perlu dilakukan tiap tahunnya setiap menjelang perayaan Idulfitri maupun Natal dan Tahun Baru, karena dapat dipastikan konsumen akan berburu bahan pangan tersebut, untuk memenuhi kebutuhan jelang hari raya.

“Saat ini daya belinya pasti meningkat, dikhawatirkan para produsen memanfaatkan momen tersebut untuk memasarkan produk-produk yang hampir habis masa konsumsinya,” tuturnya Kamis (29/4/2021).

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan bahan pangan yang sering dikonsumsi di bulan Ramadan diantaranya, kolang-kaling, sempolan, tahu, mi, agar-agar dan makanan ringan seperti kerupuk berwarna pun diperiksa.

“Di hari pertama kami menemukan kerupuk berwarna yang positif mengandung pewarna tekstil Rhodamin B, untuk kolang-kaling, tahu dan lainnya setelah diperiksa hasilnya negatif dari formalin maupun boraks,” jelasnya.

Sedangkan pemeriksaan di minimarket, tidak ditemukan produk yang kadaluarsa. 

Namun tim menemukan produk yang kemasannya sudah tidak layak.

“Produk dikembalikan ke tokonya untuk segera diretur dan kami sudah menerima buktinya karena langsung ditindaklanjuti.

Kami hanya menyampaikan pembinaan, bukan penyitaan,” pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved