Breaking News:

Berita Banjarnegara

Ramadan Baznas Banjarnegara Serahkan 5200 Alquran dan Sarung ke Masjid se-Kabupaten

Bupati Banjarnegara menyerahkan empat paket bantuan Baznas di pendapa Kabupaten, Kamis (29/4/2021).

Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Penyerahan zakat Baznas Banjarnegara di pendopo Kabupaten Banjarnegara, Kamis (29/4/2021) 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Bupati Banjarnegara menyerahkan empat paket bantuan Baznas di pendapa Kabupaten, Kamis (29/4/2021). Paket tersebut berupa 5.200 Alquran dan sarung kepada pengurus masjid dan musala se-kabupaten. 

Di samping itu, juga diserahkan bantuan uang pembinaan senilai total Rp 53.100.000 kepada penyuluh agama Islam non PNS, paket sembako untuk warga penerima manfaat sebanyak 2.100 paket  senilai Rp 278.430.000,- serta bantuan beras untuk warga kurang mampu sebanyak 7.500 kg.

Ketua Baznas Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo mengatakan, penyerahan bantuan Baznas kali ini istimewa karena   diserahkan saat bulan Ramasan dengan 4 paket bantuan yang diberikan.

"Pertama, berupa Alquran, yang mana dalam 1 paket berisi 5 buah Alquran dan sarung untuk imam masjid. Rata-rata per desa 3 masjid,  totalnya 5.200 Alquran dan sarung 1.040 buah," katanya.

Adapun bantuan kedua, berupa paket sembako berisi beras 5 kg, gula 1 kg, kecap 550 mg, mie instan 10 bungkus dan teh.

Bantuan ketiga, lanjut Sutedjo, yakni berupa 1500 paket beras dari Baznas pusat, masing-masing 5 kilogram untuk warga yang kurang mampu. 

Sedangkan bantuan keempat berupa stimulan untuk sekolah swasta yakni 17 SMP dan 13 SD. Untuk siswa SMP per bulan mendapat Rp 150 ribu per siswa, sedangkan siswa SD mendapat Rp 100 ribu per siswa, selama 6 bulan.

Bantuan juga menyasar sekolah di bawah naungan Kemenag, yakni MI sebanyak 198 sekolah,  mendapat Rp 50 ribu, serta untuk MTs 50 sekolah mendapat Rp 100 ribu. Penerima bantuan di masing-masing sekolah 5 anak selama 3 bulan.

Di samping bantuan tersebut, Baznas Banjarnegara juga mengadakan pelatihan bagi warga yang sedang berada di Lembaga Pemasyarakatan sebanyak 36 orang.

"Pelatihan tersebut meliputi cukur rambut dan keterampilan las. Juga ada pelatihan pembuatan tempe dan barber shop, pembuatan pakan lokal untuk ikan ikan air tawar," kata Suetedjo. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved