Breaking News:

Berita Semarang

Aksi Demonstrasi May Day 2021 di Semarang Diwarnai Gesekan Mahasiswa dengan Aparat

Mahasiswa yang tergabung pada aliansi Gerakan Rakyat Menggunggat (Geram) lakukan aksi longmarch  pada perayaan hari buruh atau May Day 2021

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Rahdyan Pamungkas
Mahasiswa yang tergabung pada aliansi Gerakan Rakyat Menggunggat (Geram)membubarkan diri setelah lakukan aksi longmarch pada perayaan hari buruh atau May Day 2021 di traffic light Jerakah , Sabtu (1/5/2021). 

Penulis: Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Gerakan Rakyat Menggunggat (Geram) gelar aksi longmarch pada peringatan hari buruh atau May Day 2021 di traffic light Jerakah, Kota Semarang, Sabtu (1/5/2021).

Aksi yang diikuti mahasiswa dan buruh tersebut sedikit terjadi gesekan antara mahasiswa dan aparat kepolisian karena melanggar kesepakatan yang telah ditentukan.

Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Recky R mengatakan awalnya orasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa dan buruh berjalan tertib.

Baca juga: Viral Video Cari Mata Air dengan Batok Kelapa, Ahli Geologi: Ini Kearifan Lokal

Namun rupanya ada miss komunikasi antara peserta orasi dengan kepolisian.

"Kami sudah siapkan lokasi di simpang tiga. Namun teman-teman mahasiswa meminta dilaksanakan di tengah," ujarnya.

Recky mengatakan karena mengganggu arus lalu lintas peserta orasi di dorong ke tepi.

Namun secara umum peserta orasi menjaga ketertiban.

"Terima kasih teman-teman mahasiwa yang mengikuti kegiatan hari ini telah menjaga harkamtibmas," tuturnya.

Terkait peserta yang diamankan, Recky menepis hal tersebut.

Pihaknya hanya mengajak berunding koordinator lapangan karena telah melanggar kesepakatan.

"Awalnya orasi di simpang. Tiba-tiba mobil komando jalan dan minta di tengah. Tapi tidak tahu siapa yang menyuruh. Lalu kami ajak berunding," ujarnya.

Menurut Recky, ada 380 personel yang dikerahkan untuk pengamanan pada aksi tersebut. Sementara peserta sekitar terdapat 150 orang.

"Peserta demo tidak cuma mahasiswa sebagian dari buruh," tutur dia.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved